Shopee Basha Market Live; Dukung Produk Lokal Survive di Era New Normal

Shopee Basha Market Live; Dukung Produk Lokal Survive di Era New Normal

Shopee Basha Market Live; Dukung Produk Lokal Survive di Era New Normal

Diikuti lebih dari 120 brand lokal dari berbagai kota

Surabaya, Kabarindo- Setelah sukses mengadakan Basha Warehouse Sale bulan lalu, Basha menggandeng Shopee untuk menggelar Shopee Basha Market Live pada 30 Juli-2 Agustus 2020 dengan tema“Distance Socially, Shop Locally”.

Menurut Christie Erin Harsono, Co Founder Basha, Shopee Basha Market Live memiliki misi untuk menggerakkan roda ekonomi khususnya di bidang industri kreatif. Maka dari itu, event ini melibatkan lebih dari 120 brand lokal yang berasal dari berbagai kota seperti Bali, Surabaya, Jogja, Bandung hingga Jakarta. Selama 4 hari tersebut, ada kanal khusus di website atau aplikasi Shopee untuk mengakses acara ini.

Christie mengatakan, banyak brand lokal yang belum terbiasa dengan cara online. Ia berharap, Shopee Basha Market Live bisa memberikan opsi kepada brand-brand lokal tersebut agar tetap dapat memasarkan produk saat New Normal sekarang ini.

“Pandemi Covid-19 membuat transformasi digital menjadi langkah jitu untuk bertahannya sebuah bisnis. Data Snapcart menyebutkan, masyarakat mencari opsi lain yang lebih aman untuk memenuhi kebutuhan selama pandemi dan belanja online menjadi pilihan utama konsumen sebab dapat melakukan transaksi di rumah saja,” ujarnya.

Shopee Basha Market Live ini mengusung 2 campaign. Pertama, gerakan mempromosikan produk lokal dan kedua membuka peluang kolaborasi antara brand dan Basha. Event ini merupakan upaya menciptakan peluang baru dengan memperkenalkan program-program yang unik, membangun komunitas dan jejaring online melalui program kolaboratif, hingga mendidik dan melatih pasar untuk menyiapkan mereka di pasar digital global.

“Sebagai industri kreatif, kami ingin membuat gerakan yang berpengaruh terhadap brand lokal,” ujar Christie.

Sebagai bagian dari event tersebut, Basha membagikan 800 undangan fisik berupa face shield dengan tujuan meningkatkan kesadaran menjaga diri dalam memasuki era new normal, bersamaan dengan ajakan untuk mendukung produk lokal.

Aditya Maulana, Public Relations Lead Shopee Indonesia, mengatakan pihaknya senang sekali dapat ambil bagian dalam acara tersebut dan menawarkan rangkaian program yang dapat digunakan oleh pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan produk.

“Melalui kerja sama ini, kami mempertegas komitmen untuk terus mendukung perkembangan pelaku usaha lokal, mitra brand dan penjual, dengan memberikan kemudahan akses kepada pengguna untuk ragam pilihan produk-produk lokal berkualitas,” ujarnya.

Brand-brand lokal yang terlibat terdiri dari kategori arts & design, fashion, accessories, home living, hingga F&B. Antara lain MochaMochi, Kanva Home & Living, Hooman.id, Argyle & Oxford, Tatakan, BIYU Skincare, Revolt Industry, ittaherl, Kopi Toko Djawa, 3MONGKIS, They Talk About, Sajen Jakarta, The Bath Box dan Joylab.

Devina Sugono, Co Founder Basha, mengatakan ada puluhan brand yang berkolaborasi dengan Basha. Mereka membuat produk dengan desain Basha yang akan menjadi produk eksklusif dan hanya ada di Basha Market Live. Brand lokal tersebut di antaranya /koe-ping/ dengan anting-anting berbahan clay, Likha Label yang menawarkan scarf dan Peek Me dengan produk perawatan tubuh berbahan natural.

Devina menambahkan, akan ada banyak program di Shopee Basha Market Live. Yaitu virtual photobooth, Shopee Live styling session dalam beberapa kategori seperti beauty and fashion bersama fashion influencer The Widiras, Home and Styling bersama Diana Henry, Food and Beverage review bersama Kinsky Bunyamin dan Angelique Sabarli serta Mom and Kids review bersama Mom Influencer Valensia.

Ada talkshow yang membahas mengenai industri kreatif bersama Arumi Baschin, istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Ricky Pesik, staf khusus Menteri Bidang Digital dan Industri Kreatif, Handoko Hendroyono, Founder Filosofi Kopi, M-Bloc Space serta lainnya. Tak ketinggalan talkshow bersama Hendy Setiono, Founder Baba Rafi Enterprise, David Soong, CEO of Sweet Escape dan Aliyah Natasya Founder Inventashe.

Penulis: Natalia Trijaji