Sedapnya Firewood Classic Italian Pizza; Beda dengan Pizza Lainnya

Sedapnya Firewood Classic Italian Pizza; Beda dengan Pizza Lainnya

Sedapnya Firewood Classic Italian Pizza; Beda dengan Pizza Lainnya

Disajikan Novotel Surabaya Ngagel, ada pizza berbentuk hati dipanggang dengan kayu buah di dalam tungku, gunakan saus khusus buatan chef

Surabaya, Kabarindo- Pizza bukan makanan asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Jajanan populer dari Italia ini punya banyak penggemar di Indonesia dan bisa dijumpai di banyak resto. Ada pizza Italia yang rotinya tipis dan pizza Amerika yang rotinya tebal. Soal pilihan terserah selera masing-masing,

Memanggang pizza umumnya dengan cara modern dioven, namun ada pula yang tetap dengan cara tradisional menggunakan kayu bakar di dalam tungku agar cita rasanya lebih enak.

Hotel Novotel Surabaya Ngagel menawarkan pizza Italia yang tipis dan renyah yang dipanggang dengan kayu buah di tungku dari batu. Karena itu dinamai Firewood Classic Italian Pizza yang bisa dinikmati tamu di pinggir kolam renang yang terdapat Splash Bar.

Menurut Dona Yohanna, General Manager Novotel Surabaya Ngagel, pihaknya sengaja menyajikan pizza tersebut di area terbuka untuk memberikan suasana berbeda Tamu bisa menyantap pizza dengan es teh sambil menikmati udara segar di pinggir kolam renang yang memiliki landscape apik.

“Kami memperkenalkan pizza spesial yaitu Firewood Classic Italian Pizza kreasi Executive Chef Kelana yang disajikan dengan variasi topping sesuai tema dan permintaan. Tamu bisa menikmati di pinggir swimming pool yang cocok untuk tempat bersantai,” ujarnya.

Chef Kelana membuat 6 jenis pizza yang bisa dipilih sesuai selera yaitu Alfredo, Pepperoni, Margarita, Shrimp Campi, Chili Con Carne dan New York Cheese Pizza. Salah satunya dibuat berbentuk hati yang cocok untuk dinikmati bersama pasangan saat Hari Valentine.

“Saya siap membuatkan pizza berbentuk hati bagi pasangan yang merayakan Hari Valentine nanti,” ujarnya.

Chef Kelana mengatakan, ia memanggang pizza menggunakan kayu buah di dalam tungku untuk menghasilkan pizza dengan cita rasa yang lebih enak dibandingkan jika menggunakan oven.

“Kualitas pizza-nya lebih bagus. Dari segi rasa dan aromanya, juga lebih enak daripada kalau dioven,” ujarnya.

Chef Kelana menjelaskan bahan adonan roti pizza yang terbuat dari tepung terigu, air, garam, minyak, yeast dan perasa tambahan. Untuk pizza klasik Italia, perlu ditambahkan oregano dan rosemary. Setelah adonan di-roll tipis sesuai tingkat yang diinginkan, bisa diberikan topping kemudian dimasukkan ke dalam oven.

Namun ia memilih untuk memanggang sebentar adonan yang sudah di dalam tungku, baru diberi topping. Setelah itu, adonan yang sudah jadi roti diberi minyak zaitun dan diratakan. Menurut Chef Kelana, minyak zaitun bagus digunakan, karena baik untuk kesehatan. Selanjutnya, ia menuangkan saus tomat di atasnya.

“Saya tidak menggunakan saus tomat yang sudah jadi seperti di resto-resto lain, tapi membuatnya sendiri dari hasil ajaran seorang koki Italia. Jadi rasanya beda. Tomatnya dibakar, lalu diberi bawang putih, bawang Bombay dan oregano,” ujarnya menjelaskan saus tomat racikannya.

Penulis: Natalia Trijaji