Say, I Love You; Angkat Kisah Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia

Say, I Love You; Angkat Kisah Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia

Say, I Love You; Angkat Kisah Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia

Film berdasarkan kisah nyata perjuangan para siswa untuk menjadi orang yang sukses

Surabaya, Kabarindo- Film “Say, I Love You” siap membuat masyarakat terharu, kagum sekaligus memuji perjuangan para siswa SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang berlokasi di Batu, Jawa Timur.

Film tersebut memang dibuat berdasarkan kisah nyata para siswa di sana yang berasal dari berbagai daerah dengan bermacam latar belakang. Mereka berjuang untuk belajar dengan baik, disiplin dan penuh semangat agar sukses.

Dinamika kehidupan tersebut diangkat dalam film yang diproduksi oleh Multi Buana Kreasindo (MBK) dari naskah yang ditulis Alim Sudio dan Endik Kuswoyo. Untuk menghasilkan cerita yang kuat, MBK menggabungkan dua penulis, Alim Sudio sebagai penulis senior yang sarat pengalaman dan Endik Koeswoyo yang memahami dunia remaja kekinian.

Syuting berlangsung selama 16 hari mulai 8 September 2018 di SMA SPI serta lokasi-lokasi menarik sekitar Malang dan Batu.

“Perjuangannya cukup panjang, mulai dari riset karakter, penentuan cerita, pencarian pemain yang tepat hingga penentuan tim produksi membutuhkan waktu hampir 4 tahun,” tutur Endik.

Menurut Endik, “Say, I Love You” memakai judul berbahasa Inggris agar kekinian dan mengena di hati, karena film ini membidik penonton terutama usia 13-24 tahun yang merupakan generasi milenial.

Brandon Chia, Chairman dan CEO High-Desert lntemational (HDI) pendiri SPI, mengapresiasi film tersebut. Ia mengatakan, para siswa SMA SPI bisa menjadi inspirasi khususnya bagi anak muda. Ia salut dan bangga terhadap kemauan mereka yang kuat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar menjadi orang yang sukses.

Ia berharap akan ada sekolah-sekolah seperti SMA SPI di daerah-daerah lain yang peduli pada anak-anak tak mampu, karena kondisi demikian banyak terjadi di berbagai daerah.

“Say, I Love You” disutradarai oleh Faozan Rizal dengan produser Sahrul Gibran. Film ini melibatkan banyak pemain muda di antaranya Verdi Solaiman (Ko Jul), Dinda Hauw (Sheren), Nadira Octova (Olfa), Amy Namira (Yuni), Shenina Cinnamon (Dilla), Teuku Ryzki (Ridwan), Ashilla Zahrantiara (Yohana), Matthew Marcellino (Tanto), Rachel Amanda (Sayydah), Shania Aryanto (Vira), Ibnu Rahim (Rustam), Yosie Kristanto (Wayan), Alvaro Maldini Siregar (Robet), Meriza Febriani (Bu Risna), Teuku Rifnu Wikana (Pak Ahyat) dan Fuad Idris (Pak Suharsono). Juga menampilkan bintang senior Olga Lidya sebagai Yenni istri Ko Jul dan Butet Kertarejasa sebagai Pak Didik.

Faozan menuturkan, “Say, I Love You” mengisahkan perjuangan dan tantangan yang dihadapi para siswa SMA SPI dan bagaimana mereka mengatasi semua ini untuk menjadi individu yang lebih kuat. Namun ada dramanya dengan bumbu kisah cinta.

Sahrul menambahkan, kisah cinta anak muda dengan latar sekolah gratis untuk siswa tak mampu yang mengajarkan vokasi dan kewirausahaan tersebut akan menjadi cerita yang menyentuh dengan adegan-adegan segar dan lucu.

“Say, I Love You bakal memberikan hiburan yang berbeda. Ini akan menjadi film yang menghibur penonton, sekaligus menyelipkan nilal-nilai pendidikan,” ujarnya.

Film tersebut menceritakan sekolah gratis SMA SPI terancam ditutup. Kekacauan sering terjadi. Robet, biang keonaran, merasa bahwa sekolah tidak memberikan harapan masa depan. Para siswa tak memiliki rasa percaya diri, karena mereka kebanyakan adalah anak yatim piatu. Ia memanfaatkan Ridwan dan teman-temannya untuk mengacau. Ulah mereka membuat para guru tak nyaman. Reputasi sekolah memburuk. Sheren dan Sayydah berupaya membantu Ko Jul, pengelola sekolah, memperbaiki keadaan. Mereka berhasil meyakinkan Olfa, Yohana, Dilla dan Wayan bahwa sekolah mereka harus punya prestasi yang membanggakan agar jangan sampai ditutup. Kesinisan Robet berubah menjadi rasa cinta terhadap Sheren. Sayang, sekolah melarang para siswa berpacaran. Jika ketahuan bisa dikeluarkan.

Akankah perjuangan Sheren dan teman-temannya menuai hasil yang indah? Bagaimana dengan kisah cinta Robet dan Sheren? Mampukah Ko Jul membangun kembali SMA SPI? Masyarakat bisa mengetahuinya dalam “Say, I Love You” yang rencananya dirilis pada 2019.

Penulis: Natalia Trijaji