Novotel Samator Surabaya Pamerkan Lukisan 10 Meter; Peringati Hari Pahlawan

Novotel Samator Surabaya Pamerkan Lukisan 10 Meter; Peringati Hari Pahlawan

Novotel Samator Surabaya Pamerkan Lukisan 10 Meter; Peringati Hari Pahlawan

Karya para pelukis Komunitas Perupa Jawa Timur, gambarkan 3 fase pertempuan 10 November di Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Tanggal 10 November merupakan tanggal bersejarah khususnya bagi masyarakat Surabaya yang diperingati sebagai Hari Pahlawan untuk mengenang pengorbanan arek-arek Suroboyo yang bertempur mati-matian pada 10 November 1945 melawan tentara sekutu dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Novotel Samator Surabaya Timur menampilkan karya seni berupa lukisan peristiwa pertempuran 10 November 1945 sepanjang 10 meter di area lobi hotel.

Rendy Eka Saputra, Assistant Marketing Communications & Event Manager Novotel Samator Surabaya Timur, mengatakan pihaknya mengajak Komunitas Perupa Jawa Timur (KOPERJATI) untuk membuat karya seni yang memiliki filosofi mendalam sebagai bentuk apresiasi kepada para pejuang.

Ada belasan pelukis yang bergabung untuk melukis di lembaran kanvas sepanjang 10 meter yaitu Saiful Mujib Ma'ruf, Muit Arsa, Edy Marga, Syamduro, Jiyu, Budi Bi, Budi An, Murdok, Dewi Ulantina, Aime, Yang Bo, Misgianto, Siho, Mbah Gimbal, Ali M., Agung Irawan, Susy Zackia dan Mahdi Betjak.

“Ada 3 fase peristiwa penting yang dituangkan dalam lukisan ini. Fase pertama insiden perobekan bendera di Hotel Oranye, fase kedua adalah kedatangan tentara sekutu dan fase ketiga yaitu disebarnya ultimatum Inggris hingga pecah pertempuran 10 November 1945,“ papar Edy Marga, salah satu pelukis KOPERJATI.

Ia menambahkan, ada proses penelitian yang dilakukan sebelumnya agar menghasilkan lukisan yang mampu menggambarkan peristiwa aslinya dulu. Para tamu bisa melihat proses melukis pada kanvas panjang tersebut sebelum hasil karya mereka dipamerkan selama1 bulan.

Penulis: Natalia Trijaji