Miliki Wajah & Tubuh Indah; dengan Gloskin Hollywood Face & Body Sculpting

Miliki Wajah & Tubuh Indah; dengan Gloskin Hollywood Face & Body Sculpting

Miliki Wajah & Tubuh Indah; dengan Gloskin Hollywood Face & Body Sculpting

Dikombinasi dengan Gloskin DNA untuk mengecek 45 marker gen di dalam tubuh

Surabaya, Kabarindo- Setiap perempuan tentu ingin memiliki wajah dan tubuh yang indah. Hal ini membutuhkan upaya dan komitmen untuk mewujudkannya, di antaranya dengan diet dan berolahraga teratur.

Namun hal itu mungkin sulit dilakukan sebagian orang, karena harus membatasi makanan yang menjadi favorit mereka dibarengi dengan konsistensi berolahraga. Sebagian orang memilih melakukan operasi plastik atau treatment yang menggunakan teknologi terkini. Banyak cara untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut yang direspon klinik-klinik estetika dengan menawarkan treatment yang mereka miliki. Namun kadang treatment yang dilakukan plus diet dan olahraga tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Gloskin Aesthetic Clinic menawarkan Hollywood Face & Body Sculpting yaitu treatment menggunakan teknologi terkini dengan hasil yang natural, cepat dan tanpa waktu pemulihan, sehingga bisa langsung beraktivitas.

Dr. Nanang Masrani, Diploma American Academy of Aesthetic Medicine, Founder dan Direktur Gloskin Aesthetic Clinic, mengatakan treatment tersebut sesuai dengan namanya, dimaksudkan agar perempuan Indonesia bisa memiliki wajah dan tubuh yang indah seperti artis Hollywood.

Berbeda dengan tren Korea yang populer dan sedang digandrungi terutama oleh remaja di Indonesia, Gloskin justru mengedepankan tren Hollywood yang menurut Dr.Nanang tak lekang oleh waktu.

“Tren kecantikan saat ini mengarah ke Hollywood. Lihat saja, misalnya artis Kim Kardashian yang kecantikan dan keindahan tubuhnya dikagumi. Banyak perempuan yang ingin seperti dia. Nah, kami ingin berbagi resep para artis Hollywood dengan mengadaptasi treatment yang mereka lakukan di sini,” ujarnya di acara ulang tahun kedua Gloskin Mayjend Sungkono Surabaya pada Sabtu (9/2/2019).

Dr. Nanang menjelaskan, Hollywood Face & Body Sculpting meliputi body contouring, skin tightening dan labioplasti. Treatment memakan waktu 1-2 jam dan kita bisa langsung beraktivitas kembali. Ia mengatakan, dalam satu kali treatment sudah memperlihatkan hasil. Namun untuk memperoleh hasil maksimal, perlu dilakukan 4x treatment dengan tenggang 2-3 minggu sekali.

Gloskin mengombinasikan Hollywood Face & Body Sculpting dengan Gloskin DNA dengan melakukan pengecekan 45 marker gen di dalam tubuh yang menggunakan sample ludah (saliva).

Menurut Dr.Gabriella Bonia Abriani, penting untuk melakukan pemeriksaan DNA guna mengetahui 7 panel hidup yang lebih sehat dan efektif, yaitu kesehatan jantung, metabolisme, pengaturan berat badan, batasan asupan makanan, aktivitas fisik, pola makan dan resiko penyakit.

Dr. Nanang menyarankan untuk melakukan treatment Hollywood Face & Body Sculpting dikombinasi dengan Gloskin DNA supaya benar-benar bisa diketahui kondisi dan karakteristik tubuh.

“Sebaiknya begitu agar hasil dan manfaatnya maksimal. Pemeriksaan DNA kan cukup sekali seumur hidup, bisa jadi pegangan selamanya. Tapi ini bukan keharusan,” ujarnya.

Menurut Dr. Nanang, saat ini Gloskin merupakan satu-satunya klinik estetika di Surabaya yang mengombinasikan Hollywood Face & Body Sculpting dengan Gloskin DNA. Jadi tak perlu jauh-jauh ke Jakarta, bahkan ke luar negeri, untuk melakukan treatment tersebut dan pemeriksaan DNA.

Ia menekankan kepada masyarakat untuk menjadi konsumen yang smart dengan melakukan perawatan yang tepat dan berkonsultasi dengan dokter lebih dulu.

Amelia Salim, Sosialita Surabaya yang hadir di acara tersebut, mengaku senang telah melakukan treatment Hollywood Face & Body Sculpting. Ia mengatakan, kulitnya menjadi halus, kencang dan kenyal.

“Kecantikan itu berharga. Jadi harus dijaga dengan melakukan perawatan rutin,” ujarnya.

Dr. Nanang menambahkan, wajah dan tubuh adalah aset penting. Karena itu harus dijaga dan dirawat. “Tubuh kan dibawa kemana-mana. Jadi jaga dan rawatlah dengan baik,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji