Mercure Surabaya; Siapkan Makan Malam Tematik Saat Halloween

Mercure Surabaya; Siapkan Makan Malam Tematik Saat Halloween

Mercure Surabaya; Siapkan Makan Malam Tematik Saat Halloween

Usung No Tricks to This Treats Spoocktacular

Surabaya, Kabarindo- Perayaan Halloween berasal dari budaya Barat, namun kini sudah tersebar ke seluruh dunia. Perayaan ini sudah lama dilakukan di negara-negara di Asia, termasuk di Indonesia. Biasanya diadakan di hotel-hotel berbintang.

Salah satu hotel di Surabaya, Mercure Grand Mirama, siap merayakan Halloween pada 31 Oktober mendatang dengan mengadakan makan malam yang mengusung tema No Tricks to This Treats Spoocktacular.

Menurut Maya, Marketing Communication Mercure Grand Mirama Surabaya, hotelnya selalu mengadakan acara Halloween setiap tahun, karena mampu menjaring banyak tamu.

“Kami menyiapkan secara total mulai dari tematik restoran sampai makan malam yang seru. Banyak tamu yang datang, karena dekorasi restonya unik dan bisa menikmati bermacam menu tematik sepuasnya. Mereka juga bisa berfoto dengan latar dekorasi yang unik,” ujarnya.

Maya memaparkan, hotel bintang 4 tersebut bakal menghiasi restonya Trimurti dengan berbagai ukiran dari labu dan gantungan kelelawar yang menghadirkan suasana malam Halloween. Resto ini juga menyuguhkan sajian yang unik dan lucu seperti Monster Cake dan Finger Breadstick.

Untuk kue-kue, ada Eye ice Blood yang terbuat dari buah anggur dilapisi buah leci, dimasukkan ke dalam air dan diberi simple syrup. Tidak ketinggalan selasih dan digarnis selai stroberi di pinggiran gelas sehingga terkesan seperti berdarah.

Tidak kalah unik ada kue Mummy Rice Crispy yang terbuat dari kue beras dicampur dengan dark chocolate, lalu dipotong agak tebal dan dilapisi dengan coklat putih. Kue lain yang akan dihidangkan juga bervariasi, seperti Bone Cake, Grave Cake, Lamination Mirror Cake, Ghost Brownis dan lainnya dengan total 25 macam kue.

Menurut Pastry Chef, Purbo, untuk membuat beragam kue tersebut membutuhkan kesabaran dan waktu yang lama, karena rata-rata kue tersebut dilapisi fondant dan bentuknya ada yang kecil-kecil, misalnya labunya.

Penulis: Natalia Trijaji