McDonald’s Indonesia; Punya Program Happy Meal Readers

McDonald’s Indonesia; Punya Program Happy Meal Readers

McDonald’s Indonesia; Punya Program Happy Meal Readers

Tingkatkan kreativitas anak serta pererat hubungan anak dan orang tua

Surabaya, Kabarindo- Hubungan yang erat antara anak dan orang tua menjadi perhatian McDonald’s. Untuk itu, McDonald's Indonesia meluncurkan program Happy Meal Readers yang bertujuan menumbuhkan minat membaca di kalangan masyarakat Indonesia sejak usia dini serta mempererat hubungan anak dan orang tua.

Caroline Kurniadjaja, Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, berharap program tersebut akan membantu mengembangkan budaya membaca di Indonesia.

Pada program Happy Meal Readers, McDonald’s bermitra dengan Cressida Cowell, penulis buku cerlta anak terkenal di dunia yang telah menerbitkan serial buku laris How to Train Your Dragon, untuk meluncurkan seri buku berjudul Treetop Twins Adventures (Petualangan Si Kembar Treetop). Seri buku yang dibuat eksklusif untuk McDonald’s ini akan menampilkan 12 cerita, dengan dua judul buku yang dirilis setiap dua bulan hingga Februari 2020. Khusus untuk pasar Indonesia, buku-buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Buku-buku tersebut bisa didapatkan dengan membeli Paket Happy Meal dari McDonald’s. Dua judul buku pertama dari seri Petualangan Si Kembar Treetop ini, yaitu Si Kembar Bertemu T-Rex dan Si Kembar Menemukan Diplodocus sudah tersedia di semua restoran McDonald’s di Indonesia mulai 12 April 2019. Buku-buku ini menjadi pilihan selain mainan Happy Meal yang menyertai setiap pembelian paket Happy Meal.

Lebih dari 400 juta buku telah didistribusikan oleh McDonald’s di seluruh dunia melalui Happy Meal, dimulai dengan Swedia yang menawarkan Happy Meal Book untuk anak-anak pada 2001. Program Happy Meal Readers ini merupakan salah satu cara McDonald’s secara global menggunakan skala untuk kebaikan (scale for good) untuk menginspirasi hasrat membaca pada anak di seluruh dunia dan lebih mendekatkan keluarga. Di Indonesia, program Happy Meal Book dimulai sejak 2014, ketika McDonald’s Indonesia untuk pertama kalinya memperkenalkan buku sebagai pengganti mainan Happy Meal selama satu bulan.

Sutji Lantyka, Associate Director of Communication McDonald’s Indonesia, mengatakan antusiasme dan kepedulian McDonald’s pada pendidikan anak tertuang dalam gagasan besar melalui rangkaian kegiatan Happy Meals Readers 2019.

“Pada rangkaian kegiatan ini, kami ingin mengingatkan peran penting orang tua dalam memberikan pengetahuan akan pentingnya membaca buku pada anak sejak dini serta mempererat hubungan orang tua dan anak dengan mendongengkan cerita atau membaca bersama anak,” ujarnya.

Melalui program ini, McDonald’s Indonesia mendorong keluarga untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama dan mendorong orang tua untuk menikmati waktu berkualitas bersama anak-anak mereka melalui membaca. Ia berharap program ini akan menanamkan kecintaan membaca di antara anak-anak dengan menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan bagi seluruh keluarga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peluncuran program Happy Meal Readers, McDonald’s mempersiapkan serangkaian kegiatan berupa Happy Readers Fun Day yang diisi dengan talkshow & sharing session tentang pentingnya menanamkan minat baca pada anak sejak usia dini, storytelling dan berbagai aktivitas menyenangkan yang dilakukan anak bersama orang tua mereka. Rangkaian acara tersebut dilakukan di Jakarta (27 April 2019), Surabaya (4 Mei 2019), Bali (11 Mei 2019) serta kota-kota lainnya setelah Idul Fitri.

Dalam rangkaian acara tersebut, McDonald’s menghadirkan dua narasumber yaitu Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia yang membagikan fakta menarik tentang manfaat membaca sejak usia dini serta Gery Puraatmadja, yang sering dipanggil Paman Gery, pendongeng terkenal yang berbagi manfaat serta tips dan trik mendongeng kepada anak.

“Anak-anak usia dini memiliki memori yang kuat dan sedang berada dalam tahap pembentukan karakter. Karena itu, penting bagi orang tua untuk membiasakan membaca kepada anak-anak. Dengan membaca, anak-anak akan terstimulasi kreativitasnya. Nantinya hal tersebut juga mempengaruhi kognitif pada anak,” ujar Anna.

Paman Gery menambahkan, mendongeng mampu mengembangkan kreativitas, daya imajinasi, kosa kata anak serta mempererat hubungan antara anak dan orang tua. Perkembangan sosial dan emosional anak juga akan menjadi lebih baik jika orang tua berperan secara langsung dalam pengembangan edukasi anak antara lain dengan mendongengkan kisah-kisah terbaik dari buku cerita.

Dengan semangat membantu mencerdaskan anak Indonesia melalui membaca, McDonald’s Indonesia juga menyiapkan kotak-kotak Happy Meal Readers Book di seluruh gerainya di Indonesia. Melalui Happy Meal Readers Book Box ini, McDonald’s Indonesia mengajak konsumen untuk secara langsung mendukung perkembangan dunia pendidikan di Indonesia dengan mendonasikan buku-buku anak-anak dan remaja yang masih layak baca. Buku yang dapat didonasikan adalah buku komik untuk anak/remaja, buku cerita anak/remaja serta buku pengetahuan dan ensiklopedia untuk anak/remaja.

Kotak-kotak ini tersedia di gerai-gerai McDonald’s mulai 20 April-20 Mei 2019. Buku-buku yang terkumpul akan didistribuslkan kepada anak-anak Indonesia yang kurang beruntung. Selain mengajak konsumen mendonasikan buku, McDonald’s Indonesia juga menyumbangkan 210.000 buku anak-anak untuk program Happy Meal Book Box.

Pada program tersebut, McDonald’s menggandeng Buku Berkaki, sebuah komunitas yang membuka akses jendela informasi dunia melalui buku bagi anak-anak kurang beruntung serta meningkatkan minat baca mereka. Buku Berkaki setiap bulannya memiliki agenda kunjungan ke panti-panti asuhan maupun rumah singgah yang membutuhkan bantuan buku, mengajak membaca bersama, menulis cerita serta mendongeng.

Penulis: Natalia Trijaji