Mahasiswa ITS; Berjaya di Kejuaraan Tenis di Malaysia

Mahasiswa ITS; Berjaya di Kejuaraan Tenis di Malaysia

Mahasiswa ITS; Berjaya di Kejuaraan Tenis di Malaysia

Farraz Haidar Akbar dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil raih juara dua

Surabaya, Kabarindo- Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berjaya menjadi juara dua tenis tunggal putra di ajang Majlis Perbandaran Hang Tuah Jaya (MPHTJ) - Malacca Lawn Tennis Association (MLTA) Malaysia, baru-baru ini.

Farraz Haidar Akbar, mahasiswa Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, berhasil mengharumkan nama Indonesia di negeri jiran tersebut. Ajang bergengsi ini diikuti oleh para peserta unggulan dari beberapa negara di Asia Tenggara. Ia mengikuti ajang ini atas inisiatifnya sendiri untuk menantang kemampuannya dalam olahraga tenis lapangan melawan peserta dari negara-negara tetangga se-Asia Tenggara.

“Lomba ini diikuti peserta dari beberapa negara di luar Malaysia di kawasan Asia Tenggara seperti dari Thailand, Singapura dan Indonesia,” ujarnya.

Sejak babak awal hingga final MPHTJ-MLTA Malaysia tersebut, Farraz merasa paling terkesan pada pertandingan di babak semifinal, karena ia bertanding melawan Haziq yang merupakan unggulan satu dari Malaysia. Permainan berlangsung sengit, namun akhirnya ia mampu mengalahkan Haziq dan melaju ke babak final.

“Poin saya sempat tertinggal, tapi saya tidak menyangka bisa menang dari unggulan Malaysia dengan skor 8-5,” ungkap Farraz dengan mata berbinar.

Di babak final, Farraz berhadapan dengan unggulan dua Malaysia yaitu David Lee. Namun setelah berjuang sepenuh tenaga, ia harus berpuas diri menjadi runner up atau di posisi kedua setelah kalah dengan skor 5-8.

Bukan menjadi penghalang, menurut Farraz, kekalahannya ini justru memberinya motivasi untuk terus mengembangkan permainan tenisnya. “Penyesalan dari kekalahan ini pasti ada, tapi saya memaknainya bahwa saya harus berlatih lebih giat lagi,” tekadnya.

Berkat ketekunan dan kemampuannya, Farraz telah meraih banyak juara di bidang tenis. Beberapa gelar terkini yang telah diraih antara lain juara satu Ganesha ITB CUP 2018, juara dua ganda putra UNEJ CUP 2018 dan juara tiga ganda putra Pati Open Nasional 2018.

Farraz bermain tenis lapangan sejak masih kelas satu SD. Ayahnya yang penggemar tenis yang membuatnya mengenal tenis sejak usia belia. Tak hanya ayahnya, Farraz juga mengidolakan atlet tenis dunia, Roger Federer. Ia berharap kelak bisa seperti idolanya yang memiliki gaya bermain santai, namun tetap fokus dalam pertandingan.

Dalam pandangan Farraz, Roger Federer konsisten dengan apa yang telah dibangunnya. “Sekarang usianya sudah masuk 37 tahun, tapi gaya bermainnya dan konsistensinya mampu membuatnya tetap menjadi top lima petenis dunia,” ujar mahasiswa angkatan 2015 tersebut.

Penulis: Natalia Trijaji