Ingin Hidup Sehat?; Ganti MSG dengan Bumbu Alami

Ingin Hidup Sehat?; Ganti MSG dengan Bumbu Alami

Ingin Hidup Sehat?; Ganti MSG dengan Bumbu Alami

Gunakan ketumbar, kemangi, rosemary, oregano, thyme dan sereh

Surabaya, Kabarindo- Pada zaman serba instan ini, bumbu penyedap rasa dan bumbu siap saji sudah tak asing lagi. Mau masak sayur asem atau ayam goreng di rumah pun bisa. Kita tak perlu repot-repot membuat bahan racikannya sendiri. Bisa menggunakan penyedap rasa instan.

Rachel Olsen, Nutrition Specialist YOUVIT, mengatakan penyedap rasa instan yang sering kita gunakan memang membuat hidup jadi lebih mudah. Namun biasanya mengandung MSG (Monosodium Glutamate) yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan obesitas.

Lalu adakah alternatif penggantinya? “Ada,” ujar Rachel. Ia menyebutkan beberapa tumbuh-tumbuhan yang bisa berfungsi sebagai penyedap rasa alamni yang tentunya jauh lebih sehat.

Ketumbar (coriander)

Daun dan biji ketumbar sering digunakan dalam masakan Thailand. Daunnya memiliki rasa yang kuat, pedas dengan sedikit cita rasa gurih dan manis yang cocok digunakan sebagai campuran atau taburan pada sup Tom Yum Kung, sandwich dan Poke Bowl.

Daun ketumbar juga bermanfaat untuk mengurangi bau amis pada daging dan seafood. Sementara biji ketumbar sangat cocok untuk menambah rasa pada masakan gulai dan kari. Manfaatnya pun ternyata banyak bagi kesehatan, mulai dari menghangatkan badan dan melegakan hidung tersumbat.

Kemangi (lemon basil)

Daun dan biji kemangi juga sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, karena memiliki aroma wangi khas yang mengundang selera makan. Tak heran kalau daun kemangi sering dijadikan lalapan mentah, terutama pada menu makanan di Jawa, seperti pecel ayam atau lele. Selain itu, kemangi dapat dijadikan bumbu campuran untuk membuat pepes ikan, soto, nasi bakar, karedok, oncom, tumis tempe, ayam rica-rica, ayam woku, hingga berbagai jenis sambal!

Selain melezatkan masakan, daun kemangi juga dipercaya dapat mengeluarkan gas-gas dalam tubuh, sehingga bau-bau seperti bau badan dan bau mulut akan berkurang.

Rosemary

Daun rosemary yang beraroma harum dengan rasa pahit dan lemon yang samar ini biasa digunakan sebagai bumbu marinasi daging ayam, sapi atau domba. Rosemary juga kerap digunakan untuk membumbui aneka hidangan sup.

Daun rosemary ternyata kaya akan zat besi yang bisa mengatasi masalah anemia dan kelelahan. Selain itu, rosemary mengandung carsonic yang bisa melindungi otak dari serangan radikal bebas.

Oregano

Anda yang gemar makan pizza, pasti sudah kenal dengan rempah yang satu ini. Oregano memang banyak digunakan sebagai bumbu masakan Italia, seperti pizza, pasta, saus lasagna, steak dan seafood. Dalam masakan, oregano yang rasanya menyerupai mint ini bisa digunakan sebagai penambah cita rasa dalam minyak zaitun agar tidak terasa hambar.

Tak hanya membuat makanan jadi tambah harum, oregano juga bermanfaat bagi kesehatan seperti mengatasi gangguan pencernaan, meringankan migrain dan sebagai antiseptik.

Thyme

Thyme memiliki rasa dan aroma pedas yang sangat kuat. Itu sebabnya, thyme biasa digunakan untuk mengolah daging. Hidangan populer yang memakai thyme biasa ditemui pada roast chicken salmon dan menu ayam panggang yang dipadukan dengan lemon. Thyme juga sering dipakai dalam menu orak-arik telur, salad dan sup.

Daun thyme yang kaya akan kalium, mangan, kalsium, zat besi dan selenium ini juga bisa meningkatkan mood.

Sereh / serai (lemongrass)

Sereh / serai sering ditemukan sebagai bahan penyedap pada masakan Thailand dan Indonesia. Bumbu dapur ini dapat mengharumkan makanan yang digunakan sebagai bumbu masakan seperti pada sate, oseng-oseng, sayur lodeh, gulai dan sambal.

Sereh ternyata juga memiliki banyak manfaat seperti menurunkan berat badan, kolesterol, tekanan darah tinggi hingga mencegah kanker.

Penulis: Natalia Trijaji