Indosiar; Lakukan Audisi Online LIDA 2021 Jatim Gelombang Kedua

Indosiar; Lakukan Audisi Online LIDA 2021 Jatim Gelombang Kedua

Indosiar; Lakukan Audisi Online LIDA 2021 Jatim Gelombang Kedua

Rida dari Kediri dan Rafi asal Probolinggo berharap dapat lolos ke Jakarta dan menjadi juara

Surabaya, Kabarindo- Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 yang digelar Indosiar telah menyelesaikan audisi online di 34 provinsi untuk gelombang pertama. Besarnya animo calon peserta LIDA 2021 membuat audisi online terus berjalan hingga ke gelombang kedua yang telah berlangsung sejak akhir Desember 2020 lalu.

Agung F. Susilo, Produser LIDA 2021, mengatakan karena sedang terjadi pandemi Covid-19, maka audisi dilakukan secara online. Para peserta tak perlu datang ke tempat audisi dan antri, namun cukup mengisi formulir dan mengunggah 2 video cover di IGTV pribadi dengan menyanyikan lagu dangdut yang sudah ditentukan.

Audisi online LIDA 2021 Jatim gelombang kedua berlangsung pada Selasa (12/1/2021). Dua di antara peserta audisi adalah Rida, 20 tahun, dari Kediri dan Rafi, 22 tahun, asal Probolinggo. Mereka berharap dapat lolos ke Jakarta dan menjadi juara.

Rida menuturkan, ini pertama kalinya ia mengikuti audisi. Ia mengaku grogi tampil secara online, karena tidak bisa melihat para juri secara langsung dan mendengar penilaian mereka.

“Saya ikut audisi LIDA untuk mencari pengalaman dan ingin menjadi penyanyi terbaik. Juga ingin membuat bangga dan bahagia orang tua,” tuturnya.

Rida mengaku sudah menggeluti musik dangdut sejak TK dan selama ini menyanyi dari panggung ke panggung, bukan hanya di kota-kota di Jatim, namun hingga ke Jateng. Ia juga pernah menjadi juara I dalam sebuah lomba dangdut di Kediri.

Rida menyukai pedangdut Lesty dan Rara serta mengidolakan Ikke Nurjanah. Ia berharap bisa lolos ke Jakarta dan menjadi juara. Jika berhasil menjadi juara, ia berjanji akan memberangkatkan orang tuanya naik haji dan merenovasi rumah.

“Saya akan terus belajar dan tetap rendah hati jika nanti sudah sukses menjadi penyanyi terkenal,” ujarnya.

Peserta audisi lainnya, Rafi, yang kini tinggal di Sidoarjo, menuturkan ia menjadi guru tari di sebuah sanggar di Sidoarjo. Ia juga memiliki pekerjaan sampingan lainnya, namun berhenti sementara karena pandemi.

Rafi mengaku ia belajar menyanyi secara otodidak, termasuk suka menyanyi di kamar mandir. Ia sering ikut lomba, di antaranya ajang DA 3 dan DA 4, namun hanya sampai tahap awal. Kali ini ia mencoba lagi ikut LIDA dan berharap bisa menjadi juara.

“Ya, keluarga, teman-teman dan saya sendiri tidak mengira bisa sampai seperti sekarang ini. Mereka mendukung saya. Juga dari kepala Desa Sukorejo di Sidoarjo ini. Saya bersyukur dan berterima kasih diberi tempat di sini,” tutur Rafi.

Ia memang berada di Balai Desa Sukorejo saat melakukan audisi. Ia kuatir mengalami kendala jaringan saat tampil. Ia juga berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin ketika melakukan audisi secara online.

“Kuatirnya pas hujan, sinyal lemah. Juga grogi meski audisi secara online. Jadi lebih hati-hati nyanyi. Lebih enak offline, lebih tertantang,” ungkapnya.

Sama seperti Rida, Rafi berharap bisa lolos ke Jakarta dan menjadi juara. Ia mengatakan akan mohon doa restu orang tua dan para pendukungnya. Ia ingin berhasil seperti pedangdut Lesty, Rara dan Faul idolanya.

Agung optimis, peserta dari Jatim bisa lolos ke Jakarta bahkan masuk 3 besar, karena Jatim memiliki banyak talenta yang bagus.

Penulis: Natalia Trijaji