Indonesia Bangga Film MoonRise Over Egypt Menginspirasi !

Indonesia Bangga Film MoonRise Over Egypt Menginspirasi !

XXI Epicentrum, Jakarta, KABARINDO-Portal- Apabila ada film kepahlawanan sejarah yang bertabur tokoh nasional dan para putra putri The Founding Father? 

Film MoonRise Over Egypt yang mengisahkan misi diplomasi KH. Agus Salim 1947 menggalang dukungan negara-negara Timur Tengah berawal dari Mesir Kairo. 

Amir Sambodo raih pujian untuk tim dan seluruh crew film dari Emil Salim yang merupakan keluarga Alm. KH. Agus Salim,  sosok sederhana,  cerdas,  lihai berdiplomasi,  menguasai 7 bahasa yang berbeda dan jadi mentor para founding father seperti Sjahrir,  Bung Hatta dan Bung Karno.

"Sosok Agus Salim nya sangat menjiwai sekali diperankan oleh Pritt Timothy. Semoga sukses ya film sejarah seperti ini dan selanjutnya. Karena untuk membuat siswa lebih mengenal sejarah bangsanya visualisasi dalam bentuk film menjadi penting
Paling tidak dengan film mereka tidak lagi belajar hanya dengan membayangkan saja, bukan?" papar Ratna Hapsari Guru Senior Sejarah. 

Sementara itu mengawali film tadi malam untuk pertama kalinya dipertontonkan ke depan publik bersama media,  Emil Salim tokoh lingkungan hidup mengaku berterima kasih dan memberikan penghargaan setingginya kepada PH dan semua yang terlibat mewujudkan potongan sejarah yang patut diketahui pasca kemerdekaan,  Indonesia butuh pengakuan dari negara lain dan Mesir sebagai negara Islam menginspirasi negara lain. 

Redaksi betul-betul menikmati tagline Sovereignty, Love and Betrayal debut anyar Pandu Adiputra,  Anda akan dberikan plot cerita yang sarat effort,  doa dan konsistensi perjuangan delegasi Indonesia yang dipimpin oleh The Grand Old Man,  mulai dari Bilad Jawah jadi passwordnya saat ada kendala imigrasi dimana jamaah haji dari tanah Jawa itu sejak tahun 40an raih simpati negara Timur Tengahnya walau Indonesia belum merdeka tapi eksistensi orang-orang Islam dengan jamaah haji yang luar biasa banyak dari tahun ke tahun mengharumkan nama Indonesia di Timur Tengah. 

Film ini beragam rasa dan asyik ditonton generasi Millenial bersama dengan sejarahwan Asvi Bya,  kritikus film senior dan mantan diplomat Salim Said takjub dengan visualisasi dari tokoh yang disegani Belanda dan negara lainnya karena joke dan diplomasinya yang sarat Ke-Indonesiaannya sebagai orang Minang,  film ini menjadi kebanggaan milik bangsa. 

Tak ayal saat Gala Premiere tadi malam,  Jumat (16/03) terlihat Anies Baswedan,  Gubernur DKI Jakarta bersama isteri tercinta menjadi saksi visualisasi peran sang kakek AR. Baswedan bersama Nasir Pamuntjak,  Rasjidi dan lainnya menemani KH. Agus Salim raih pengakuan kedaulatan dari negara Timur Tengah dengan banyak keterbatasan.

Tampak hadir Meuthia Hatta bersama sang adik,  ada juga aktris senior

Jajang C Noer,  keluarga dan kerabat dr Alm. KH. Agus Salim,  tokoh dan diplomat senior,  pejabat Kemlu dan masih banyak lagi lainnya ikut menyaksikan dan berharap film ini menjadi etalase bangsa ke dunia bahwa perjalanan diplomasi Indonesia sangat membanggakan.

Banyak pihak yang meminta agar mobilisasi ke bioskop itu penting dari guru sejarah yang menugaskan anak didiknya mengenal pahlawannya,  pihak Kemlu dengan banyak diplomat mudanya dapat belajar sejarah dari film,  para politikus seperti kehadiran Ketua MPR,  Zulkifli Hasan.

"Film ini adalah bukti kebesaran Indonesia dimasa lalu dalam berdiplomasi, saya nonton dan saya bangga ber-Indonesia sehingga film ini harus raih banyak penonton agar banyak menginspirasi," ucapnya semangat. 

Nah,  tentu saja Anda sebagai pembaca makin penasaran,  bukan?  Apa saja yang dilakukan dalam keterbatasan delegasi Indonesia kala itu?  Siapa sesungguhnya pengkhianat kala itu? 

Ayo Jadi Penonton Film Indonesia.......!