IFI Surabaya Siap Tampilkan Le Concert Impromptu; Kuintet Musik Klasik Asal Prancis

IFI Surabaya Siap Tampilkan Le Concert Impromptu; Kuintet Musik Klasik Asal Prancis

IFI Surabaya Siap Tampilkan Le Concert Impromptu; Kuintet Musik Klasik Asal Prancis

Pertunjukan musik peringati 70 tahun hubungan diplomasi Prancis dan Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Tahun 2020 merupakan tahun yang istimewa bagi Prancis dan Indonesia, karena telah terjalin 70 tahun kerja sama diplomasi Prancis dan Indonesia.

Kerja sama kebudayaan menjadi salah satu unsur perekat kuat persahabatan antara kedua negara. Institut Français Indonesia (IFI) yang salah satu misinya menjembatani hubungan kedua bangsa melalui kegiataan kebudayaan, merayakan momen istimewa tersebut dengan menggelar pertunjukan Le Concert Impromptu, kuintet musik klasik pilihan asal Prancis, yang membawakan instrumen tiup.

Pramenda Krishna, Penanggung Jawab Budaya & Komunikasi IFI Surabaya, mengatakan acara tersebut telah digelar di Bandung pada 1-2 Februari, di Bali (4 Februari) serta di Surabaya dan Jakarta 8 Februari. Di Surabaya acara akan berlangsung pada Kamis malam, 6 Februari, di Balai Adika, Hotel Majapahit.

Khusus di Surabaya, akan ada kolaborasi lintas disiplin seni dengan komunitas seniman new media art WAFT LAB dan para musisi Le Concert Impromptu. Karya seni visual kontemporer, yaitu seni cahaya, akan berpadu dengan musik klasik dalam pertunjukan nanti.

Didirikan pada 1991, Le Concert Impromptu merupakan salah satu grup musik besar Prancis di panggung nasional maupun internasional. Grup ini mendedikasikan diri pada repertoar dan kebangkitan kwintet tiup eklektik serta menyebarkan bentuk-bentuk baru dari naskah yang indah melalui penciptaan lintas opera (cross-opera).

Dalam repertoar yang menyajikan daya tarik instumen musik tiup, program konser Classique Fantastique yang disiapkan dan dibawakan oleh grup Le Concert Impromptu, membawa sensasi bertamasya antar negara dan era yang berbeda-beda. Mulai dari era baroq Prancis hingga romantisme Slavia. Selama penampilan luar biasa ini yang disajikan dengan kenangan masa lalu, para musisi menciptakan ikatan yang indah dengan penonton dengan memberikan beberapa anekdot tentang karya-karya dan para komponis.

Mereka akan membawakan Ouverture de La Cenerentola karya Gioachino Rossini, Pavane pour une infante défunte (Maurice Ravel), 2ème mouvement de la 8ème Symphonie karya Ludwig van Beethoven, Scherzo de la Reine Mab, extrait de Roméo et Juliette (Hector Berlioz), Sonnerie de Sainte Geneviève du Mont de Paris (Marin Marais), Allegro ma non troppo et Lento, extraits du Quatuor Américain (Antonin Dvorak) dan Un Bal, extrait de la Symphonie Fantastique (Hector Berlioz).

Penulis: Natalia Trijaji