Film Guru Ngaji; Karya Terbaik Erwin Arnada 2018

Film Guru Ngaji; Karya Terbaik Erwin Arnada 2018
Film Guru Ngaji; Karya Terbaik Erwin Arnada 2018

XXI Epicentrum, Jakarta, Kabarindo- Anda pasti terngiang siapa guru ngaji saat masih belia ?

Tidak banyak film inspiratif yang bisa menggugah tapi film yang berjudul Guru Ngaji sepertinya patut diapresiasi dengan tidak saja 1 jempol tapi 4 jempol.

Tidak saja karena memang LSF mengapresiasinya dengan kategori Segala Umur tapi saat penayangannya 22 Maret mendatang adalah saat tepat anak-anak didik baru kelas UTS untuk raih hiburan inspiratif.

Mukri (Donny Damara) mengajar Al-Quran (mengaji) di desa Tempuran dengan ikhlas tanpa bayaran.

Posternya yang sangat inspiratif mengundang kenangan masa lalu yang manis tentang sosok pak Ustadz Mukri.

Akting Donny Damara dipastikan akan apresiasi kembali oleh FFI, FFB atau Festival lainnya termasuk Piala Maya. Tidak saja gestur yang diberikan sesuai dengan skenario tapi kehalusan budi betul-betul terpancar dari diri (Inner Acting) dari perannya.

Semua itu berkat kepiawaian sineas Erwin Arnada yang kali ini didapuk oleh produser Rosa Rai Djalal sebagai sutradaranya- Si Makhluk Setengah Dewa.

Dikisahkan Mukri selain sebagai Guru Ngaji juga harus menghidupi istrinya Sopia (Dewi Irawan) dan anaknya Ismail (Akinza Chevalier) dengan menjadi badut di pasar malam tanpa diketahui anak istrinya karena malu.

Mukri ditemani Parmin (Ence Bagus) yang kompak menjadi badut dan mengejar mimpi masing-masing, dimana Parmin ingin mendapatkan hati Rahma (Andania Suri) yang ditaksir oleh Yanto (Dodit Mulyanto).

Masalah muncul ketika pemilik pasar malam Koh Alung (Verdi Solaiman) mendapat permintaan dari kepala desa (Tarzan) untuk menampilkan badut Mukri dan Parmin. Sementara kepala desa tersebut juga meminta Mukri untuk memimpin doa diacara yang sama tersebut.

Anda bisa bayangkan, apakah pak Mukri sang Guru Ngaji sanggup melucu sembari berdoa itu juga menjadi tugasnya ?

"Wah, salut dengan akting Donny sangat inspiratif dan bagus sekali, saya suka," papar Yan Widjaja yang mengaku sudah menontonnya jauh-jauh hari sebelumnya.

Imanita TresnoWulan, Kepala Sekolah SDN Kenari 07 Salemba Jakarta Pusat kepada redaksi yang menyukai poster filmnya langsung memesan satu studio mendatang dengan mengajak komite sekolah, anak didiknya bersama semua guru untuk Nobar 22 Maret mendatang.