Faber-Castell Punya Colour to Life; Integrasikan Seni Konvensional Dengan Teknologi Digital

Faber-Castell Punya Colour to Life; Integrasikan Seni Konvensional Dengan Teknologi Digital

Faber-Castell Punya Colour to Life; Integrasikan Seni Konvensional Dengan Teknologi Digital

 

Menjadikan kegiatan mewarnai lebih menarik, karena terhubung dengan dunia digital

 

Surabaya,Kabarindo- Perkembangan teknologi mengubah kebiasaan anak-anak sehingga lebih asyik dengan permainan di gadget. Mereka jadi kurang gerak dan kurang bersosialisasi dengan teman-teman sebaya.

 

Hal ini mendorong Faber-Castell sebagai produsen alat tulis terbesar dan tertua untuk terus berinovasi dengan menghadirkan produk-produk terbaik, diantaranya melalui perpaduan antara menggambar secara konvensional dengan kemajuan teknologi Augmented Reality (AR) melalui produk Colour to Life (CTL).

 

Menurut Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim, kita tidak bisa melarang anak untuk tidak menggunakan gadget sama sekali. Ini merupakan dampak perkembangan zaman dan teknologi modern yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.

 

“Orang tua harus bijaksana dengan menyimbangkan penggunaan gadget dengan kegiatan seperti menggambar dan mewarnai, karena selain mengasah kreativitas, juga untuk relaksasi,” ujarnya.

 

Untuk itu, Faber-Castell meluncurkan produk Colour to Life sebagai upaya menjadikan kegiatan mewarnai lebih menarik, karena terhubung dengan dunia digital. Produk ini membuat anak-anak menjadi subyek dan bukan sepenuhnya obyek dari mainan digital.

 

“Jadi anak-anak bisa diarahkan ke dunia digital dengan peran sebagai kontributor dalam bentuk menyuplai karakter/obyek yang telah diwarnai untuk dipakai dalam game tersebut. Sebagian game yang kita berikan justru berfungsi untuk men-stimulasi otak dan melatih konsentrasi,” ujar Halim.

 

Sementara itu, Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen, mengatakan Colour to Life terdiri dari 5 game yaitu Giddy Up, Pogo Boy, Dress Up Challenge, Balance Your Brain dan Safe Flight. yang terdapat dalam 15 gambar yang dapat diwarnai dengan connectorpen dalam produk ini.

 

Setiap game memiliki karakter dan manfaat masing-masing. Misalnya Safe Flight, Giddy Up, dan Pogo Boy dapat melatih konsentrasi dan motorik, sedangkan Dress up Challenge dan Balance Your Brain untuk melatih keseimbangan otak kiri & kanan.

 

“Penggunaan teknologi AR dalam buku mewarnai ini dapat membuat karakter yang diwarnai akan lebih hidup. Kelebihan lainnya, selain dapat dimainkan, karakter tersebut juga bisa berfoto selfie,” ujar Halim.

 

Buku Colour to Life ini sudah bisa diperoleh di semua jaringan Gramedia di Jakarta dan kota-kota besar serta melalui official store Faber-Castell di Tokopedia, Buka Lapak dan Blibli. Pengguna harus lebih dulu mengunduh aplikasi Colour to Life di App Store atau Google Play store, kemudian aplikasi tersebut dihubungkan dengan buku melalui pindai. Nah, siap dimainkan.

Penulis: Natalia Trijaji