Cooking Class Santika Pandegiling Surabaya; Ajak Siswa Play Group & TK Belajar Membuat Kue

Cooking Class Santika Pandegiling Surabaya; Ajak Siswa Play Group & TK Belajar Membuat Kue

Cooking Class Santika Pandegiling Surabaya; Ajak Siswa Play Group & TK Belajar Membuat Kue

Membuat butter cookies dan donat, mendapat sertifikat

Surabaya, Kabarindo- Belajar membuat kue bisa menjadi kegiatan yang baru dan menyenangkan bagi anak-anak play group dan TK. Inilah yang dilakukan 21 siswa play group dan 36 TK Permata, Surabaya, dalam mengikuti cooking class yang diadakan Hotel Santika Pandegiling Surabaya pada Rabu (30/10/2019).

Mereka tampak asik berkutat dengan bahan yang tersedia di meja seolah sebagai chef sungguhan lengkap dengan celemek dan topi koki yang tinggi. Para siswa play group diajari cara membuat butter cookies, sedangkan siswa TK membuat donat.

Sebelumnya, mereka mendapat pengarahan dari Executive Chef Ervin Triana serta penjelasan cara membuat cookies dan donat mulai dari bahan yang masih mentah hingga sudah jadi makanan. Ia mengatakan, anak-anak dibebaskan berkreasi membuat bentuk cookies dan memberinya topping, begitu pula memberi topping donat.

Untuk membuat butter cookies, chef sudah menyediakan adonannya. Anak-anak playgroup tinggal membentuk adonan di dalam cetakan sesuai keinginan. Ada yang berbentuk bintang, bulan, hati dan bentuk-bentuk lainnya yang lucu. Adonan tersebut lalu dioven selama 20 menit kemudian dikeluarkan dan diberi topping warna-warni yang terbuat dari pewarna makanan sehingga aman dikonsumsi.

“Anak kecil kan suka warna-warna cerah. Mereka senang bikin kue. Banyak yang bilang belum pernah melakukannya. Ini pertama kali buat mereka,” ujar Chef Ervin.

Sedangkan para siswa TK membuat donat dari adonan yang sudah disiapkan, lalu digoreng oleh chef. Donat kemudian diberi topping seperti gula halus, meises, selai dan remahan fitbar. Mereka sibuk menyusun bahan-bahan tersebut di atas donat.

Chef Ervin mengaku senang dan antusias mengajari mereka. “Seru juga. Mereka belajar bikin kue sambil bermain. Ada yang bersemangat banget sampai pingin ikut memasukkan cetakan adonan ke dalam oven,” komentarnya.

Cher Ervin mengatakan, anak-anak tersebut melatih ketrampilan, konsentrasi dan kemandirian melalui cooking class. “Siapa tahu, ada yang kemudian senang bikin kue, punya talenta dan kelak jadi chef andal,” ujarnya.

Namun ia menambahkan dibutuhkan kesabaran dan kreativitas dalam menghadapi mereka, terutama anak-anak play group. Selama jeda menunggu cookies dioven, mereka tampak tak sabar. Ada yang mulai rewel dan berlarian. Maka ia mengajak mereka bermain games.

Sales Manager Santika Pandegiling, Heru Budiyanto, mengatakan cooking class bisa diajukan kelompok manapun. Kali ini diajukan oleh Play Group & TK Permata Surabaya.

“Kami senang dapat mengajari mereka membuat kue dengan cara yang simple dan mudah. Mungkin ini pengalaman baru bagi mereka yang menyenangkan. Mereka bangga bisa membuat kue hasil kreasi sendiri,” ujarnya.

Kue buatan mereka bisa dimakan langsung atau dibawa pulang. Mereka juga mendapat bekal Bento dan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan mereka dalam cooking class tersebut.

Penulis: Natalia Trijaji