Aruna & Lidahnya; Jadi Film Promosi Kuliner Nusantara

Aruna & Lidahnya; Jadi Film Promosi Kuliner Nusantara

Lamoda Cafe, Plaza Indonesia, Sudirman, Jakarta, Indonesia, Kabarindo- Anda masih ingat Posesif yang raih Piala Citra?

Tidak saja karena Edwin punya taste beda dan cukup beresiko dalam menafsirkan pranata sosial yang adil.

Edwin dan Palari Films cukup menghentak dengan taste yang unik dan beda.

"Tantangan saya kali ini tidak dari sisi yang menyedihkan sehingga menangis atau lelucon dengan tertawa terbahak-bahak atau yang menakutkan dari horror. Kali ini saya tidak berakting apa adanya, saya tertantang untuk main konyol tapi juga serius dibeberapa hal sehingga saya lebih rileks," ucap Dian sebagai Aruna.

Menarik, kali ini tafsiran Titien Wattimena atas novel karya Laksmi Pamuntjak dengan angle scene dari DOP perempuan Amalia TS.

Apakah akan sama dengan Tabularasa yang memang berkutat pada makanan?

Tayang 27 September bulan depan bertemakan kuliner, persahabatan, cinta dan konspirasi diperankan Dian Sastrowardoyo (Aruna), Oka Antara (Farish), Hannah Al Rashid (Nad) dan Nicholas Saputra (Bono) yang proses syutingnya dengan mengambil lokasi syuting di Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak dan Singkawang dari April hingga bulan Mei sampai Juni 2018.

Film ini juga dibintangi oleh Desta sebagai pak Burhan,  Ayu Azhari sebagai mbak Priya.

Nicholas Saputra mengakui film-film yang berkisah tentang kuliner masih jarang sehingga film ini sangat membantu keragaman kuliner nusantara berbagai tempat yang menarik di tanah air.

Aruna dan sahabatnya akan keliling kota dengan cara makan dan bagaimana mereka diskusi tentang makanan tersebut di atas meja.

Oh iya, ada konspirasi? Apakah itu?