Antonio Blanco Jr. Tertantang di Buku Harian Seorang Istri; Perankan Dua Karakter Sekaligus

Antonio Blanco Jr. Tertantang di Buku Harian Seorang Istri; Perankan Dua Karakter Sekaligus

Antonio Blanco Jr. Tertantang di Buku Harian Seorang Istri; Perankan Dua Karakter Sekaligus

Sebagai Adi dan Pasha yang sangat berbeda karakter

Surabaya, Kabarindo- Antonio Blanco merasa tertantang di sinetron “Buku Harian Seorang Istri” karena memerankan dua karakter sekaligus sebagai Adi dan Pasha.

Menurut Antonio, karakter Adi lebih sesuai dengan dirinya. Sedangkan Pasha kontras dengan dirinya, karena karakter Pasha pendiam serta nada bicaranya berbeda dengan dirinya.

“Iya, karakter Adi lebih cocok buat aku. Kalau Pasha beda banget sama aku,” ungkapnya dalam 3xtraOrdinary Meet and Greet “Buku Harian Seorang Istri” yang digelar SCTV secara virtual baru-baru ini.

Acara tersebut menghadirkan para pemain sinetron tersebut yaitu Zoe Jackson, Cinta Brian, Antonio Blanco Jr, Hana Saraswati, Mahdy Reza, Callista Arum dan Asha Assuncao.

SCTV menayangkan “Buku Harian Seorang Istri” setiap hari pukul 21.40 WIB. Zoe Jackson memerankan seorang istri, Nana, dengan karakter yang lebih matang. Biasanya ia memerankan karakter gadis remaja di sinetron-sinetron lain. Dikisahkan, Nana (Zoe Jackson) berjuang mempertahankan bahtera rumah tangga bersama Dewa (Cinta Brian). Upayanya membuahkan hasil. Dewa yang selalu memperlakukan Nana dengan kasar, mulai luluh dengan kesabaran dan kebaikan sang istri yang terus membalas perlakuan kasar tersebut dengan kelembutan. Namun benih-benih cinta mereka memicu kecemburuan Alya (Hana Saraswati), orang ketiga dalam rumah tangga mereka. Timbul berbagai konflik mulai dari konflik asmara hingga keluarga yang muncul dalam episode sinetron ini setiap hari.

Antonio menuturkan dirinya sebagai Adi mendampingi Nana di tengah kesedihannya, sementara Nana merasa Dewa menikahinya karena terpaksa. Ia tahu Dewa masih berhubungan dengan cinta lamanya, Alya. Menurut Zoe Jackson dan Cinta Brian, Nana mulai terbawa perasaan dengan sikap Dewa kepadanya.

Sedangkan Hana Saraswati mengaku cukup susah memerankan Alya karena tiba-tiba harus menangis dan seketika tersenyum lagi. Menurut Hana, perannya sebagai Alya sudah menyerupai layaknya orang gila.

Di sisi lain, Lula yang diperankan Callista Arum merasa bertepuk sebelah tangan, karena mencintai Pasha yang justru menaruh hati kepada kakaknya, Nana. Menurut para pemain sinetron tersebut, peran Lula mewakili curhatan netizen dengan kisah cinta yang tak berbalas.

Callista mengaku “Buku Harian Seorang Istri” adalah project pertamanya di dunia akting. Ia bersyukur karena semua kru dan pemain membimbingnya, termasuk aktris senior Dian Nitami.

Para pemain “Buku Harian Seorang Istri” mengajak SCTV Fevers untuk terus menyaksikan sinetron ini agar dapat selalu mengikuti jalan ceritanya yang dipastikan akan membuat pemirsa penasaran untuk menyaksikannya hingga tuntas.

Penulis: Natalia Trijaji