Angel’s Group Berkebaya Kutu Baru & Jarit Sogan; Peringati Hari Kartini

Angel’s Group Berkebaya Kutu Baru & Jarit Sogan; Peringati Hari Kartini

Angel’s Group Berkebaya Kutu Baru & Jarit Sogan; Peringati Hari Kartini

Belajar berpose elegan dari peragawati senior Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Hari Kartini masih akan diperingati pada 21 April nanti, namun ada yang sudah melakukannya. Angel’s Group memperingati Hari Kartini dengan mengadakan kegiatan bersifat kewanitaan di Ibis Budget Surabaya HR Muhammad pada Selasa (16/4/2019).

Kelompok yang beranggota 22 perempuan usia matang ini berkumpul di ruangan dengan dekorasi bertema Pesta Hasil Bumi yang menghadirkan bermacam sayuran dan buah di antaranya jagung, terong, sawi, wortel, lombok, tomat, mentimun dan pisang. Bahkan ada pohon pisang di sisi kiri kanan. Tak ketinggalan ada beragam jenis minuman sachet yang bergelantungan di tali dengan latar belakang sesek (anyaman bambu).

Menurut Tjahjati, Ketua Angel’s Group, komunitasnya berdiri lebih dari 10 tahun lalu. Anggotanya para perempuan modern, umumnya mereka berkarir, namun tidak meninggalkan kodrat sebagai perempuan, istri dan ibu.

“Anggota Angel’s Group kumpul-kumpul sebulan sekali. Yang rutin arisan. Tapi bukan cuma itu. Kami juga mengadakan kegiatan sosial. Jadi bukan cuma senang-senang, tapi ada sisi positif yang bisa kita berikan untuk masyarakat,” ujarnya.

Chien Chien, salah satu anggota komunitas dan penyelenggara acara, menambahkan setiap berkumpul, Angel’s Group selalu mengadakan sesuatu yang positif sebagai nilai tambah. Misalnya bakti sosial, mengunjungi panti asuhan.

Di acara tersebut, anggota Angels’ Group mengenakan dress code kebaya kutu baru motif kembang-kembang yang dipadu jarit batik sogan. Sebagian mereka juga memakai selendang di pinggang yang warna-warni. Menurut Tjahjati, dress code ini sesuai dengan peringatan Hari Kartini.

“Kami ingin menonjolkan budaya Indonesia. Ibu Kartini kan perempuan Jawa. Jadi kami pakai kebaya kutu baru dengan jarit batik sogan. Ini juga menunjukkan meskipun kami perempuan modern, tapi tidak melupakan budaya kita,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Angel’s Group menghadirkan Lisa Gunawan, peragawati senior Surabaya, yang mengajarkan cara berpose yang anggun dan elegan, terutama jika berkebaya.

“Kalau dipotret pakai baju kasual atau lainnya, gaya kita lebih bebas. Bisa tangan di pinggang (berkacak pinggang). Tapi kalau pakai kebaya, harus tampak luwes, anggun dan elegan,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji