Andrew Ryan Samuel; Luncurkan Buku “The Trigger To Everything”

Andrew Ryan Samuel; Luncurkan Buku “The Trigger To Everything”

Andrew Ryan Samuel; Luncurkan Buku “The Trigger To Everything”

Penulis buku motivasi berusia 16 tahun, dorong anak muda pede untuk mencapai kesuksesan

Surabaya, Kabarindo- Percaya diri merupakan faktor yang sangat penting pada diri setiap orang, khususnya remaja, yang sedang mencari jati diri.

Hal ini mendorong Andrew Ryan Samuel, remaja berusia 16 tahun, untuk menulis buku perdananya berjudul “The Trigger to Everything” yang sudah diluncurkan di Jakarta pada April lalu. Kemudian diluncurkan di Gramedia Book Store, Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Sabtu (19/5/2018).

Andrew mengatakan, ia menulis “The Trigger to Everything” terinspirasi dari pengalamannya sendiri dalam mengejar mimpi menjadi sosok yang sukses. Buku ini berisi wawasan seputar bagaimana membangun kepercayaan diri untuk menjadi sosok yang sukses.

“Banyak remaja yang kurang percaya diri. Hal ini juga dipengaruhi oleh lingkungan mereka. Saya ingin menyemangati mereka untuk berjuang dan berprestasi,” ujarnya.

Andrew mengatakan, buku tersebut bertujuan menginspirasi para remaja di Indonesia agar percaya diri, menjalani hidup sehat dan berupaya mewujudkan tujuan hidup mereka.

“Saya mengajak semua orang, terutama remaja, untuk menuju kesuksesan yang dimulai dengan membangun kepercayaan diri dan mengembangkan potensi di dalam diri. Seperti moto saya 100% Head dan 100% Heart yang artinya bukan hanya logika yang penting, tapi hati juga berperan penting jika ingin sukses,” ujarnya.

Menurut Andrew, setiap orang sesungguhnya memiliki kekuatan untuk mencapai hal-hal yang luar biasa dalam hidup mereka. Setiap orang tentu juga memiliki bakat, inovasi, inspirasi dan tekad. Tinggal berusaha untuk mewujudkannya.

“Generasi muda harus mengeksplorasi diri maupun dunianya. Buku ini saya dedikasikan untuk semua orang yang ingin sukses, juga kepada orang tua yang memiliki anak, agar dapat mengarahkan anaknya untuk membangun kepercayaan diri sejak kecil,” ujarnya.

Andrew mengatakan, keluarga dan lingkungan berperan besar dalam hidupnya, termasuk dalam menyelesaikan “The Trigger to Everything”. Mereka memberi dukungan yang kuat. Bakat menulis Andrew tampaknya juga diturunkan dari ibunya yang sudah menulis dua buku. Selain itu, Andrew memang senang menulis. Ia mengaku mulai suka mencoret-coret di kertas sejak berusia 7 tahun. Setiap muncul sesuatu di benaknya, segera ia tuangkan di kertas.

Kebiasaan ini membuat Andrew menyadari bahwa ia memiliki potensi untuk menulis buku. Maka lahirlah “The Trigger to Everything”. Ia menulis buku tersebut dalam bahasa Inggris agar bisa dibaca orang di seluruh dunia. Ia juga bercita-cita menjadi motivator internasional.

“Saya berharap para remaja dapat sukses dan mengambil peran dalam memajukan negeri serta mampu bersaing di dunia lnternasional,” ujarnya.

Andrew berjanji akan medonasikan seluruh hasil penjualan bukunya kepada Yayasan Saab Shares milik Sabrina dan Elena Bensawan yang membantu mereka yang kurang beruntung dan menderita.

“Saya beruntung lahir di keluarga dan lingkungan yang mendukung saya. Masih banyak orang yang kurang beruntung. Karena itu saya ingin membantu mereka,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji