AMBU Siap Tayang Januari 2018; Its Talk About Mother

AMBU Siap Tayang Januari 2018; Its Talk About Mother

Jakarta, Blok S Cikatomas Kebayoran, Kabarindo- Dipastikan geliat perfilman nasional tahun depan 2019 lebih sarat makna dan pesan kearifan lokal.

Redaksi baru saja hadir preskon teaser trailer dan teaser poster karya sang akuntan, Farid Dermawan dibawah naungan Skytree Pictures telah merampungkan 99% syutingnya di kawasan Suku Baduy Banten dan sisanya di RangkasBitung.

"Karya perdana berjudul AMBU dengan tagline Semesta Pertama dan Terakhirku dengan skenario apik Titien Wattimena dengan dukungan Widyawati, Laudya Chintya Bella, Luthesa, Endhita, Baim Wong, Andri Mashadi dan lainnya," seloroh Farid mengawali sambil memperbaiki letak gagang kacamatanya.

Lanjut ia jelaskan bahwa Ambu adalah personalisasi perempuan Indonesia dengan ke-Empuannya punya kekuatan membangun karakter bangsa dari keluarga kecil ke skala lebih besar. 

Ambu berkonotasi kearifan lokal yang artinya Farid memulai semesta pertama penuh makna dari suku Baduy. Ia mengatakan bahwa tiap manusia lahir, hidup dan mati. Siklus kehidupan yang membawa tiap manusia bertemu dengan banyak dunia kecil di bawah naungan semesta. Ibu adalah sosok yang pertama kali bersentuhan dengan kita bahkan sejak kita masih dikandungnya. Ibu adalah semesta pertama kita.

Sementara itu, untuk Anda ketahui Orang Baduy/Badui merupakan kelompok masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Populasi mereka sekitar 26.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang mengisolasi diri mereka dari dunia luar dari info Wikipedia.

Selain itu mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk didokumentasikan, khususnya penduduk wilayah Baduy Dalam.

"Ambu ini adalah film yang sarat petuah dan larangan dalam bahasa khas Baduy sehingga relevan dengan pendidikan karakter yang didengungkan pemerintah. Disini ada dua Ambu yang diperankan Widyawati dan Laudya," lanjutnya.

Menurut redaksi, Ambu adalah heritage the movie karena kawasan Baduy tidak ada listrik jadi tidak ada lampu, tidak ada komunikasi dan menarik proses syuting dari penjelasan Farid yang syuting selama dua Minggu menggunakan matahari sebagai sumber cahaya sehingga bakal keren dan indah apalagi memang kawasan Baduy masih asri dengan pemandangan yang sangat indah.

Sinopsis:
Ambu Misnah (Widyawati) ditinggalkan anak perempuan satu-satunya, Fatma (Laudya Cynthia Bella) pergi dari rumah mereka di Baduy, demi cintanya pada pemuda Jakarta.

Fatma akhirnya punya anak bernama Nona (Lutesha) hingga suatu hari yang biasa, Fatma membawa Nona pulang ke Baduy ke Ambu Misnah, ke Semesta pertamanya.

Ada penolakan, ada amarah, ada luka namun ada harapan dan kebahagiaan yang berusaha keras untuk jadi pemenang.

Dari preskon semua hadir bersama Titien Wattimena yang menjelaskan skenario yang ia sudah siapkan tentang kisah hubungan ibu dengan anak perempuannya.

"Saat-saat syuting yang menyenangkan tanpa lampu dalam syuting hanya semata-mata matahari sehingga saat matahari sudah tidak terlihat kita langsung acara makan-makan dengan masakan liwet dan lainnya," jelas Laudya.

Are u interest dan makin penasaran ?