ZTE Masuk Daftar BrandZ Top 100; Most Valuable Chinese Brands

ZTE Masuk Daftar BrandZ Top 100; Most Valuable Chinese Brands

Jakarta, Kabarindo- ZTE berhasil masuk dalam daftar BrandZ Top 100 Most Valuable Chinese Brands 2015 untuk pertama kalinya di tahun ini, duduk di posisi ke-48 dengan survei yang mengestimasi brand value sebesar 1.058 milyar USD.

Dalam laporan yang sama, ZTE juga menduduki peringkat ke-2 dalam BrandZ Top 20 Chinese Brands in Overseas Revenue, dengan 53% pendapatan yang diperoleh dari bisnis internasional.

BrandZ Top 100 Most Valuable Chinese Brands (sebelumnya Top 50) saat ini telah berjalan di tahun kelima. Daftar ini menjadi bagian dari rangkaian peringkat BrandZ yang dikeluarkan oleh marketing dan konsultan brand, yaitu Millward Brown yang bekerjasama dengan WPP. Peringkat ini mengkombinasikan data finansial dari Bloomberg dan Kantar Worldpanel dengan opini konsumer yang dikumpulkan berdasarkan wawancara dengan konsumen di China. The Brandz Top 100 Most Valuable Chinese Brands merupakan ajang yang memberikan peringkat mengenai brand China yang terpercaya.

ZTE memanfaatkan  teknologi unggulannya yang dipasarkan di berbagai penjuru dunia untuk meningkatkan pengaruh brand perusahaan secara global. Bisa diambil contoh, ZTE menjadi sponsor smartphone resmi untuk 3 tim NBA di Amerika Serikat, sebuah pasar di mana ZTE mampu menunjukkan kinerja perusahaan yang sangat baik dalam hal pengakuan brand dan pertumbuhan jumlah pengapalan perangkat di negara tersebut. Setelah tahun pertama kerjasama dengan Houston Rockets, brand awareness ZTE meningkat hingga 16% di antara pengguna smartphone di Houston, Texas.

Berdasarkan data dari Strategy Analytics di Amerika Serikat pada kuartal pertama tahun 2015, di saat kompetitor mengalami stagnansi atau bahkan penurunan jumlah pengapalan perangkat smartphone, ZTE berhasil mengalami pertumbuhan pengapalan sebesar 69% dari tahun ke tahun di Amerika Serikat, dengan total pertumbuhan pengapalan smartphone sebesar 41%.

Pada kuartal pertama 2015, 70% pengapalan perangkat ZTE secara global ditujukan untuk pasar di luar China. Di Indonesia, ZTE Mobile Devices memulai bisnis open market pada tahun 2014 dan telah meluncurkan 8 smartphone, termasuk  ZTE Blade 6, smartphone pertama yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 615 octa core dan dilengkapi dengan sistem operasi Android Lollippop. Satu hari setelah peluncurannya di Indonesia, registrasi pre-order ZTE Blade S6 mencapai angka 10.000 seperti rilis yang diterima redaksi.