Yuk Cicipi Bubur Magma; Di G Suites Surabaya

Yuk Cicipi Bubur Magma; Di G Suites Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Mencicipi menu-menu baru menjadi hobi yang menyenangkan bagi banyak orang, entah itu di resto, hotel atau tempat-tempat lainnya.
 
Masing-masing tempat menawarkan menu andalan. Misalnya G Lounge Kitchen & Bar di G Suites Hotel Surabaya yang menyajikan beberapa menu andalan yaitu Bubur Magma, Nasi Goreng Dynamite, Red Ribs dan Super Steak. Semuanya hasil kreasi Executive Chef Tatang Setiawan bersama tim dapurnya.
 
Bubur Magma menjadi salah satu ikon di G Suites. Bagi penggemar bubur ayam, tampaknya wajib mencoba menu yang sedap ini. Menurut Chef Tatang, dinamai Bubur Magma karena jika disendok, bagian dalam bubur akan mengeluarkan cairan kental telur mentah atau setengah matang seperti magma. Disinilah perbedaan Bubur Magma dengan bubur ayam lainnya.
 
Cara meraciknya mudah. Tuangkan bubur panas ke dalam mangkuk, lalu tuangkan telur mentah selanjurnya tutup dengan bubur panas lagi. Kemudian isi bagian atas bubur dengan bahan-bahan seperti pada bubur ayam umumnya yaitu suwiran daging ayam, irisan cakue, kacang kedelai, bawang merah goreng, irisan daun bawang dan irisan telur rebus. Menyantap bubur ayam biasanya didampingi kecap asin dan sambal.
 
Bubur Magma bisa disantap setiap saat, namun menurut Chef Tatang, lebih pas dinikmati pada malam hari saat lapar setelah lelah bekerja seharian yang membutuhkan makanan untuk mengembalikan energi. Bubur ini disajikan dalam mangkuk besar yang pasti akan mengenyangkan. Teman minum Bubur Magma yang cocok adalah teh tawar dan es degan ijo.
 
Menu lainnya adalah Nasi Goreng Dynamite super pedas karena diracik dengan cabe rawit seperempat kilo per porsi. Bayangkan pedasnya. Nasgor ini disajikan dalam porsi besar sehingga bisa disantap 4-5 orang plus es teh sebagai penawar rasa pedas. Es teh cocok sebagai teman minum untuk menetralisir rasa pedas di lidah dan tenggorokan.
 
Meskipun super pedas, toh menurut Chef Tatang, banyak yang ketagihan. Nasgor ini cocok dengan lidah orang Indonesia umumnya karena rasanya mirip nasgor Jawa.
 
Untuk steak, sering kali diolah dari daging yang utuh. Namun Super Steak kreasi Chef Tatang diolah dari cincangan daging yang lembut dan dipadatkan seperti patty burger. Disajikan dengan kentang tumbuk, telur mata sapi, sayuran dan siraman saus lada hitam. Makanan ini cocok untuk disantap pada malam hari dengan teman minum mocktail atau bir.
 
Menu lainnya adalah Red Ribs yang dinamai demikian karena menu ini didominasi warna merah dari saus tomat. Red Ribs terbuat dari iga sapi, disajikan dengan saus BBQ yang manis dan sedikit pedas dari rempah-rempah serta wedges potato yang juicy di setiap gigitannya.
 
Teman minum Red Ribs dan Super Steak yang pas adalah jus atau bir. Jus yang terbuat dari buah segar akan menyehatkan tubuh dan membantu menetralisir kolesterol dari kedua menu berbahan dasar daging ini.