Yuk Berwisata Kuliner Nusantara; Di Santika Pandegiling

Yuk Berwisata Kuliner Nusantara; Di Santika Pandegiling

Surabaya, Kabarindo- Anda gemar berwisata kuliner dan mencoba makanan dari berbagai daerah di Nusantara?

Anda bisa berwisata kuliner di Hotel Santika Pandegiling, Surabaya, yang menyajikan aneka menu dari berbagai daerah di Indonesia secara bergantian mulai Senin-Jumat dalam konsep buffet lunch bertema Legenda Nusantara.

Menurut Sous Chef Ervin Triana, Santika dikenal dengan masakan tradisionalnya. Karena itu pihaknya mengemasnya dalam konsep buffet lunch yang disajikan hingga akhir tahun ini untuk memanjakan tamu yang ingin merasakan aneka hidangan dari berbagai daerah di Nusantara.

“Indonesia ini kan terdiri dari banyak daerah dan suku yang memiliki ciri khas masing-masing dalam hal makanan. Jadi kami ingin mengangkatnya dan menyajikan kepada tamu. Mereka tak perlu jauh-jauh berwisata kuliner ke daerah-daerah lain. Cukup di sini sudah bisa menikmati aneka menu dari berbagai daerah,” ujarnya.

Tamu bisa menikmati bermacam menu mulai dari pembuka hingga penutup yang disajikan di food stalls. Chef Ervin mengatakan, banyak tamu yang lebih memilih hidangan tematik dari daerah-daerah untuk makan siang dibandingkan menu-menu lain yang umum.

Ia menjelaskan, tiap Senin, Santika menyajikan aneka menu dari Jawa Barat. Pada Selasa disajikan bermacam menu dari Sumatra, kemudian setiap Rabu disuguhkan hidangan dari Pantura, disusul aneka menu dari Surabaya pada Kamis. Berikutnya tamu bisa menyantap hidangan dari Bali setiap Jumat.

“Meskipun Santika Pandegiling berada di Surabaya, tapi kami tak hanya menyajikan menu-menu khas Surabaya. Kami juga menyajikan aneka menu dari daerah-daerah lainnya untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada tamu sesuai selera,” ujar Chef Triana.

Hidangan dari Bali misalnya ada Nasi Bali, Nasi Jenggo, Lawar, Ayam Betutu, Sate Lilit Ikan, Soto Ceker dan Jungkut Srombotan dilengkapi dengan Sambal Matah dan Sambal Beh. Nasi Jenggo adalah nasi yang dibungkus daun pisang dalam porsi kecil dengan lauk serundeng, suwiran daging ayam dan sambal. Sedangkan Jungkut Srombotan seperti urap-urap.

Sambal Beh adalah sambal khas Bali yang terbuat dari bawang merah dan putih serta cabe rawit yang digoreng lalu dicampur. Setelah itu disiram dengan minyak panas, kemudian diberi garam dan jeruk limau. Sambal Matah juga terbuat dari bawang merah dan putih serta cabe rawit, namun dibiarkan serba mentah, ditambah irisan daun jeruk dan serai lalu dicampur.

Untuk menu-menu dari Pantura, tersedia Nasi Gandul yaitu nasi putih dengan lauk jeroan yang dibacem, empal dan sambal bajak. Semarang yang masuk wilayah Pantura menawarkan Lenthog yang terbuat dari lontong, opor tahu tempe dan sambal bajak.

Dari Padang ada Nasi Kapau yaitu nasi putih dengan sayur gulai daun singkong plus lauk babat goreng. Bisa pula ditemani sate Padang yang terbuat dari jerohan. Setelah dibakar, sate disiram kuah santan kental lalu ditaburi serundeng. Hmm...sedap.

Anda penggemar nasi timbel? Menu dari Jawa Barat ini memang banyak disukai, apalagi pada saat siang yang gerah. Rasanya nikmat dan menyegarkan. Nasi timbel berupa nasi putih yang disajikan hangat dengan sayur asem lengkap, ikan asin, empal, ayam goreng, tahu isi ditemani sambal trasi.


Wah, enak tenan.