Yuk Berfoto Selfie; Di Museum De MATA Surabaya

Yuk Berfoto Selfie; Di Museum De MATA Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Banyak orang, terutama anak muda, sekarang gemar berfoto selfie. Banyak tempat yang bisa menjadi lokasi berselfie ria mulai dari gedung, taman, tempat wisata dan sebagainya.

Di Surabaya ada Museum 3D De MATA yang bisa menjadi lokasi untuk berselfie ria yang menarik dan memuaskan, karena menyediakan banyak sekali gambar 3D yang membuat kita seolah-olah berada di suatu tempat secara nyata.

Menurut Sandhik Hermanto, Manager Museum De MATA Surabaya, museum ini pertama kali berdiri di Jogjakarta, kemudian menyusul di Surabaya pada 2014 di GOCI. De MATA lalu dipindahkan ke Sutos pada 2015 dengan luas wahana lebih besar sekitar 800 meter persegi. Ia mengklaim, De MATA adalah museum 3D terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Sandhik mengatakan, De MATA di Surabaya menyediakan sekitar 100 gambar 3D maupun yang bisa dilihat di gadget menggunakan aplikasi dengan teknologi augmented reality (AR) sehingga tampak hidup dan nyata. Aplikasi ini bisa diunduh gratis di play store.

“Melalui aplikasi ini, pengunjung bisa mengambil foto maupun video dengan teknologi AR yang mentransfer gambar 3D menjadi lebih nyata,” ujarnya pada Rabu (9/11/2016).

Sandhik menjelaskan, pihaknya mengganti gambar-gambar di De Mata setiap dua bulan agar pengunjung tidak bosan. Saat ini, terdapat sekitar 70 gambar baru yang sebagian bisa dilihat dengan aplikasi AR.

Gambar-gambar yang ditampilkan antara lain gajah terbang, malaikat bersayap putih, neraka dan surga, Cleopatra, penyihir, iblis, panda, kera, penyu, gedung bertingkat, pebalet, jembatan di atas jurang dan gondola di Venesia. Pengunjung bisa menghabiskan berjam-jam untuk berkeliling dan berpose. Menurut Sandhik, yang menjadi favorit untuk selfie adalah gambar Panda karena lucu.

“Animo masyarakat cukup besar, terutama anak muda. Makin sore, makin banyak yang datang baik sendirian, berdua, bersama keluarga atau beramai-ramai,” ujarnya.

Pengunjung yang datang sendiri tak perlu khawatir tak bisa berfoto selfi, karena bisa minta bantuan kru De MATA untuk memotretkan. Jika kita tidak tahu harus berpose bagaimana, ada foto di lantai dekat gambar yang bisa menjadi contoh.

De MATA buka setiap hari hingga pukul 22.00 dengan harga tiket masuk Rp. 25 ribu saat happy hour hingga pukul 15.00 pada Senin-Kamis. Untuk anak-anak usia di bawah 5 tahun dan yang berulang tahun bisa gratis.

“De MATA diharapkan bisa menjadi pilihan wisata bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya sekaligus bisa berfoto selfie,” ujar Sandhik.

Ia menambahkan, rencananya De MATA akan dibuka di Tangerang pada Desember mendatang.