Yayasan Nakula Sadewa; Siap Gelar Pagelaran Ketoprak Begsan

Yayasan Nakula Sadewa; Siap Gelar Pagelaran Ketoprak Begsan

Salemba, Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka menyambut 33 tahun berdirinya Yayasan Nakula Sadewa, serta sekaligus untuk melestarikan budaya tradisional dan kesenian Indonesia.

Awal pekan ini, Yayasan Nakula Sadewa yang diketuai oleh Seto Mulyadi atau akrab dipanggil Kak Seto, akan menggelar Pagelaran Ketoprak Begsan yang rencananya akan diadakan di Gedung Kesenian Jakarta.

"Kami akan menggelar pertunjukkan kesenian dari budaya masyarakat tradisional pada tanggal 15 April 2016, namanya Ketoprak Begsan," kata Kak Seto dalam acara konferensi pers yang digelar di salah satu Cafe & Resto di Salemba, Jakarta.

Ia juga mengatakan bahwa pagelaran ketoprak begsan ini akan menampilkan 25 pasang orang kembar dengan usia 5 - 70 tahun.

Disamping itu, kegiatan budaya yang akan  mengangkat lakon "Panji Kembar" ini, akan melibatkan banyak orang kembar dan disaksikan masyarakat luas.

"Ada 25 pasang orang kembar yang turut serta memainkan peran 'Panji Kembar' dalam pagelaran ini. Dan mereka semua telah tergabung dalam Yayasan Nakula Sadewo," ungkap Kak Seto memastikan kehadiran mereka dalam kegiatan pagelaran tersebut.

Pagelaran yang akan dimainkan oleh 25 pasang orang kembar ini, lanjut Kak Seto, akan menjadi pagelaran pertama yang melibatkan orang kembar dalam jumlah banyak di dunia.

Untuk menambah seru dan sarat humor,  acara yang akan siap digelar mulai pukul 19.00 WIB ini juga akan dimeriahkan oleh artis-artis lawak, seperti Tessy, Polo dan Marwoto.

Pada kesempatan yang sama, Kak Seto menuturkan, kegiatan pagelaran ini selain dimaksudkan untuk melestarikan budaya dan kesenian tradisional masyarakat, juga untuk menyambut hari jadi Yayasan Nakula Sadewa ke-33 tahun yang jatuh pada bulan Februari 2017 mendatang.

Penyelenggaraan Pagelaran ini juga bekerjasama dengan seniman panggung Adhi Budaya.

"Kita berharap pagelaran tradisional ini menjadi sarana untuk keberadaan orang kembar dimanapun berada agar tetap menjalin hubungan yang erat dan satu," ujar Kak Seto.

Ia pun menambahkan agar pagelaran ini juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan luar negeri ke Indonesia, pungkasnya tutup.