XL Rilis e-M2M; Perkuat Bisnis Layanan

XL Rilis e-M2M; Perkuat Bisnis Layanan

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. memperkuat bisnis Machine to Machine (M2M) dengan meluncurkan e-M2M (solusi M2M platform berbasis EDCP) untuk mengelola perangkat M2M bagi pasar korporasi.
 
e-M2M dikembangkan guna memudahkan pelanggan dalam menggunakan layanan M2M. Kemudahan ini dapat diperoleh karena e-M2M menggunakan platform EDCP yang merupakan platform M2M yang telah banyak digunakan oleh operator - operator telekomunikasi terkemuka di dunia guna meningkatkan layanan kepada pelanggan.
 
Peluncuran ini menandai era baru pelayanan pelanggan korporasi di dunia M2M di Indonesia dan mengukuhkan XL sebagai penyedia layanan end to end untuk kebutuhan solusi pelanggan korporat.
 
Menurut Dian Siswarini, Direktur Digital Services XL, layanan tersebut bertujuan mengembangkan industri M2M di Indonesia. Pihaknya memahami kebutuhan pelanggan korporat yang beragam dan harus tersedia dengan cepat.
 
“Melalui e-M2M, kami siap mewujudkannya dan selalu memberikan kemudahan dalam mengontrol aktivitas perangkat M2M yang mereka miliki,” ujarnya pada Rabu (27/11).
 
XL membangun e-M2M dengan fitur - fitur yang beragam. Fitur - fitur yang tersedia antara lain untuk memonitor aktivitas perangkat M2M yang dimiliki, untuk melakukan investigasi jika terjadi gangguan dan fitur untuk perubahan paket data pada SIM card yang terdaftar.
 
Bersinergi dengan Ericsson sejak setahun lalu, XL telah melakukan uji coba solusi e-M2M. Hasilnya terjadi peningkatan dalam pelayanan M2M pada banyak aspek antara lain tercapainya efisiensi biaya operasional, laporan biaya pemakaian yang lebih trasparan dan analisa yang memudahkan saat melakukan pengecekan layanan M2M yang digunakan.
 
e-M2M juga memberikan keuntungan tambahan bagi pelanggan korporat yang ingin mengoperasikan perangkat M2M di luar Indonesia atau sebaliknya. Teknologi EDCP memungkinkan hal ini. e-M2M juga dibangun di atas layanan infrastruktur yang andal dan aman. Layanan ini siap setiap saat dan dapat diakses melalui portal secara online.
 
Bisnis M2M mengalami perkembangan yang signifikan. Hingga Oktober lalu, jumlah koneksi M2M meningkat menjadi 442.000 koneksi. Angka ini merupakan kombinasi jumlah pelanggan aktif terdaftar dan pelanggan yang berkomitmen menggunakan XL. EDC (Electronic Data Capture) tetap mendominasi koneksi M2M disusul pengguna AMR (Automated Meter Reading).