XL; Rilis Program Inovatif Rp.1 Bisa

XL; Rilis Program Inovatif Rp.1 Bisa

Surabaya, Kabarindo- Sambut HUT ke-17, PT XL Axiata Tbk. meluncurkan program promo inovatif “Rp. 1 Bisa” yang memberikan tarif Rp. 1/SMS.

Menurut Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, program ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada pelanggan sebagai layanan murah yang cocok dengan kebutuhan mereka. Pelanggan bisa menikmatinya mulai 25 Oktober.

“Meski saat ini layanan data menjadi primadona, namun kami tak melupakan layanan dasar, termasuk SMS. Ini karena jutaan pelanggan masih tetap memanfaatkan SMS sebagai sarana berkomunikasi,” ujarnya pada Minggu (27/10).

Program Rp. 1 Bisa memberikan manfaat bagi pelanggan baru maupun lama. Pelanggan baru bisa menikmati tarif Rp. 1/sms ke semua operator untuk 50 SMS per hari, selama 2 hari pertama dari kartu diaktifkan. Dengan membeli kartu perdana, mereka langsung mendapatkan benefit Rp. 1/SMS.

Bagi pelanggan lama, dengan membeli paket promo ini bisa menikmati tarif Rp. 1/sms ke semua operator untuk 50 SMS per hari, selama periode 5 hari. Mereka bisa membeli paket Rp. 1 Bisa yang tersedia mulai 25 Oktober, sementara benefit untuk kartu perdana bisa dinikmati mulai 30 Oktober. Promo ini akan berlaku hingga 31 Desember.

XL juga bekerja sama dengan 12 mitra label musik menghadirkan program yang memadukan produk konten Ring Back Tone (RBT) dengan program tanggung jawab sosial perusahaan. Mereka akan ikut aktif mengkampanyekan program sosial ini melalui para artis yang mereka naungi.

Ke-12 perusahaan label musik itu adalah PT Sony Music Indonesia, PT Pelangi Prima Sejati, PT Warner Music Indonesia, PT Emotion Entertainment, PT Universal Music Indonesia, PT Alfa Kreasitama, PT Sani Sentosa Abadi, PT Virgo Ramayana Music & Entertainment, PT Aquarius Musikindo, PT Trinity Optima, Production, PT Musica Studio's dan PT Naga Swarasakti.

XL menghadirkan Xjuta Aksi Berbagi Perduli yang menyalurkan sebagian pendapatan dari setiap penjualan RBT untuk donasi sosial bagi upaya peningkatan gizi anak Indonesia. Program ini berlangsung selama Oktober 2013 – Januari 2014. Laporan riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010 menyatakan, pertumbuhan 7,8 juta anak Indonesia terhambat akibat kekurangan gizi kronik saat balita.

Penyaluran donasi akan dilakukan bekerja sama dengan PKPU sebagai lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan. Donasi akan disalurkan berupa kegiatan kuratif yaitu pengecekan kesehatan anak dan pemberian vitamin serta obat, kegiatan preventif berupa pengecekan gizi anak dan pemberian makanan tambahan, serta kegiaan promotif yaitu penyuluhan gizi anak dan kampanye minum susu di sejumlah daerah di Indonesia.