XL Raih Pendapatan Terbesar; Dari Layanan Data

XL Raih Pendapatan Terbesar; Dari Layanan Data

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. secara resmi telah mengumumkan hasil audit pencapaian kinerja keuangan selama periode 9 bulan pada 2013.
 
Hingga kuartal ketiga tahun ini, XL mencatat laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 6,4 triliun dengan marjin EBITDA sebesar 40% dan laba bersih Rp. 917 miliar.
 
XL membelanjakan Rp 5,8 triliun dalam belanja modal untuk investasi selama 9 bulan pertama 2013, yang menggunakan kombinasi dana internal dan hutang. Untuk kuartal ketiga 2013, XL telah menandatangani perjanjian pinjaman baru dalam dolar dengan BTMU dan SCB masing-masing 100 juta dolar AS dan pinjaman baru dalam rupiah dengan Bank Sumitomo sebesar Rp.1 triliun. Sementara itu, hutang XL naik dari Rp. 14,6 triliun pada 2012 menjadi Rp. 17,6 triliun dan hutang bersih / EBITDA meningkat dari 1.3x menjadi 1.8x.
 
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, mengatakan kinerja perusahaan terus bertumbuh selama dua kuartal berturut - turut. XL mencatat pertumbuhan kinerja sebesar 5% QoQ dengan pendapatan Rp. 15,9 triliun selama 9 bulan tahun ini.
 
Kenaikan pendapatan didorong oleh kenaikan pendapatan layanan data sebesar 15% dari tahun lalu. Sampai dengan kuartal ketiga 2013, pendapatan non - percakapan memberikan kontribusi 54% dari total penggunaan pendapatan.
 
“Pertumbuhan kinerja yang positif selama dua kuartal berturut - turut sejak kuartal pertama merupakan hasil pelaksanaan strategi kami yang stabil. Pendapatan kami tumbuh 5% dengan pertumbuhan tercepat berasal dari data. Karena itu, XL akan tetap fokus pada layanan data. Kami optimistis pada peluang yang besar di bisnis layanan data pada masa mendatang,” paparnya pada Rabu (6/11).
 
Pendapatan data memberikan kontribusi 23% dari total pendapatan perusahaan. Angka ini naik 19% dari pendapatan tahun lalu. Trafik data juga tumbuh 125% dengan pelanggan data sebanyak 33,7 juta pelanggan atau sekitar 58% dari total pelanggan XL.
 
XL berupaya untuk meningkatkan penetrasi di pasar data melalui produknya seperti HotRod 3G+, Super Ngebut, Paket Begadang dan XL-Bebas. XL juga berusaha menguatkan posisi di komunitas pengguna media jejaring sosial terutama di layanan data melalui kerja sama dengan beberapa aplikasi media sosial seperti KakaoTalk dan WeChat dengan menyediakan promo untuk penggunaan aplikasi tersebut.

Pertumbuhan smartphone atau data featured phone merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan pelanggan data . Karena itu, XL bekerja sama dengan para dealer penjual handset dan perbankan dalam melakukan promo penawaran handset seperti BlackBerry, iPhone dan Samsung – Android. Selama 9 bulan ini, smartphone tumbuh 55% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai 9.2 juta pelanggan atau 16% dari total pelanggan.

Melalui layanan digital services seperti Digital Entertainment, M-Ads, M-Payment disertai penawaran yang kreatif dan inovatif, telah berhasil membuat pelanggan meningkatkan penggunaan layanan data.
 
Sementara itu XL-Tunai telah meningkatkan cakupan layanannya melalui kerja sama dengan beragam merchant seperti restoran dan supermarket untuk meningkatkan kenyamanan dalam bertransaksi.
 
Untuk memperkuat posisi di pasar, XL telah meluncurkan produk seperti XL-KU, Paket Serbu dan XL-Bebas yang berhasil diterima pasar sehingga mendorong pertumbuhan pelanggan sebesar 7% (QoQ) menjadi 58,1 juta pelanggan.
 
XL memiliki 14.722 Node B, meningkat 38% dari tahun lalu dengan 2G dan 3G BTS sebanyak 42.796 BTS. XL memodernisasi jaringan di  majority sites di seluruh Indonesia. Investasi diutamakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di area - area yang memiliki potensi penggunaan layanan data.