XL; Perbesar Kontribusi Pendapatan Layanan Digital

XL; Perbesar Kontribusi Pendapatan Layanan Digital

Surabaya, Kabarindo- Laporan kinerja PT XL Axiata Tbk (XL) semester 1/2016 menunjukkan layanan digital XL mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 40.4% YoY.
 
Untuk meningkatkan kontribusi pendapatan bagi perusahaan, XL berusaha terus meningkatkan kualitas layanan digital pada semester II/2016.
 
Chief Digital Services Officer XL, Joseph Lumban Gaol, mengatakan pada Selasa (30/8/2016), saat ini kontribusi dari layanan digital pada pendapatan perusahaan masih kurang dari 5%. Target dapat meningkat di atas 5%.
 
Untuk mencapai target tersebut, ada tiga hal yang akan diterapkan XL. Pertama fokus pada beberapa inisiatif transformasi XL yang sudah ada dan relevan dengan dunia layanan digital. XL akan gencar memasarkan solusi mobile broadband berbasis 4G untuk pasar SME. Kedua, mempercepat transformasi organisasi menuju sales/market centric organization dengan membentuk tim khusus yang menangani SME market. Terakhir adalah konsisten membangun ekosistem layanan digital demi mendukung program ekonomi digital pemerintah. XL terus berupaya meningkatkan layanan dan menciptakan Cloud & Data Center bertaraf internasional di Indonesia.
 
Terkait dengan layanan digital yang dimiliki XL, secara umum terbagi dalam 11 kategori, yaitu Cloud & Data Center, Mobile Finance, Mobile Banking, Mobile Advertising dan Internet of Thing (IoT). Lalu ada elevenia, layanan korporate seperti CUG, layanan MPLS dan Leased Lines, Mobile Broadband (MBB), Digital Entertainment dan Solution Selling/Business Development.
 
Hingga saat ini, layanan yang paling banyak diakses pelanggan adalah Digital Entertainment atau lebih dikenal dengan Value Added Services (VAS). Jumlah pelanggannya mencapai sekitar 3 juta dan terus meningkat. Untuk lebih memacu penjualan VAS, XL meningkatkan kualitas antara lain dengan memperbarui fitur keamanan dan sisi kenyamanan. XL akan membuat aplikasi dan portal di mana pelanggan bisa mengetahui dengan jelas layanan apa saja yang bisa dinikmati. Pelanggan juga dapat mengelola layanan VAS mereka tanpa rasa khawatir. Nomor pelanggan yang menikmati layanan VAS dijamin tidak akan terekspos ke penyelenggara layanan.
 
Pada ranah produk layanan Mobile Finance, XL Tunai, terdapat lebih dari 1,8 juta pengguna yang jumlahnya diharapkan terus meningkat sejalan dengan program transformasi XL Tunai yang baru saja dicanangkan. Layanan ini akan dikembangkan untuk dapat masuk ke sektor-sektor yang menjanjikan seperti transportasi, properti dan komunitas.
 
Pengembangan baru yang akan disasar misalnya mengimplementasikan e-money berbasis aplikasi mobile dengan fitur-fitur yang relevan. Juga menambah kemitraan dengan lembaga keuangan di pusat maupun di daerah. Harapannya, 60 juta transaksi saat ini akan terus meningkat. Tiga terbanyak transaksi XL Tunai adalah untuk pembelian pulsa prabayar, transfer dana serta pembayaran belanja. Lebih dari 200 merchant/biller telah bekerja sama dengan XL Tunai dan akan terus bertambah sesuai dengan segmen yang disasar.