XL Gandeng Rumah Wakaf Indonesia; Bangun Jembatan Di Cianjur

XL Gandeng Rumah Wakaf Indonesia; Bangun Jembatan Di Cianjur

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk dan Rumah Wakaf Indonesia (RWI) membangun sebuah jembatan wakaf yang berlokasi di Desa Wanasari, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
 
Peletakkan batu pertama proyek jembatan ini telah dilakukan di lokasi. Pada acara tersebut juga dilakukan pembagian paket siaga sehat dan makanan tambahan.
 
Vice President XL Central Region, Bambang Parikesit, mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan wujud dukungan XL kepada pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan daerah tertinggal.
 
“Jembatan ini merupakan sarana penghubung warga di 10 desa di Kecamatan Naringgul,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Selasa (1/7/2014).
 
Jembatan ini dibangun dengan dana yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) XL, Donatur RWI, Majelis Taqlim XL (MTXL) serta dana wakaf masyarakat yang dikumpulkan melalui program SMS Donasi. Caranya cukup ketik WAKAF kirim ke 5000 untuk wakaf Rp. 5000 dan kirim ke 2500 untuk wakaf Rp. 2500.
 
Direktur Rumah Wakaf, Reno Wisnu Sugiarto, mengatakan Rumah Wakaf lndonesia akan bekerja semaksimal mungkin mengelola dan menyalurkan wakaf masyarakat hingga pembangunan jembatan ini bisa selesai sesuai rencana.
 
“Dengan dibangunnya jembatan ini, diharapkan potensi di desa-desa Kecamatan Naringgul akan berkembang sehingga mampu mengejar ketertinggalan dari desa-desa lainnya,” ujarnya.
 
Saat ini kondisi jembatan yang masih ada di Desa Wanasari memprihatinkan. Konstruksinya tidak permanen dan banyak mengalami kerusakan di sana sini sehingga dapat membahayakan keselamatan pengguna. Padahal fungsinya sangat penting. Setiap hari jembatan ini dilalui oleh warga untuk ke sawah, ke kebun, ke sekolah maupun keperluan lainnya. Tidak kurang dari 200 anak sekolah melalui jembatan ini setiap hari.
 
Jembatan tersebut akan diganti jembatan baru yang kokoh dan permanen dengan panjang 35 meter dan lebar 2,5 meter. Pekerjaan pembangunan jembatan diperkirakan memakan waktu 6 bulan, sehingga pada awal 2015 diperkirakan sudah dapat digunakan masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengendara motor.