XL Dukung Pemanfaatan Internet; Untuk Promosi Pasar Apung

XL Dukung Pemanfaatan Internet; Untuk Promosi Pasar Apung

Surabaya, Kabarindo- Dukung pelestarian budaya dan program Pemerintah Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan.

PT XL Axiata Tbk. mendorong pemanfaatan internet guna lebih mempromosikan Pasar Apung kepada masyarakat yang lebih luas.
 
Untuk itu, XL menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan internet kepada warga terutama anak-anak muda Karang Taruna dan siswa Madrasah Nurul Hidayah di Desa Lok Baintan, Banjarmasin, yang berlokasi di sekitar Pasar Apung.
 
XL juga mendonasikan tiga unit perangkat komputer dan koneksi internet. Penyerahan donasi dilakukan oleh VP XL North Region, Francky Rinaldo Pakpahan, bersama VP CorpComm XL, Turina Farouk, di Pasar Apung Lok Baintan Banjarmasin baru-baru ini.
 
Selain pelatihan internet, XL meremajakan sekitar 20 perahu pedagang di Lok Baintan yang setiap hari digunakan berjualan. Juga mendorong layanan komunikasi masyarakat dengan membagikan kartu perdana komunitas untuk para pedagang Pasar Apung.
 
Francky Rinaldo mengatakan, internet dan layanan seluler akan membuka keterisolasian sekaligus mendorong roda perekonomian suatu daerah, Melalui internet akan lebih mudah mempromosikan potensi daerah ke dunia luar. Karena itu, melalui pelatihan tersebut diharapkan masyarakat Banjarmasin akan aktif mempromosikan potensi wisata mereka. Apalagi, masyarakat semakin mengenal dan intens menggunakan berbagai jenis layanan jejaring sosial.
 
“Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, kami hadirkan dan telah melengkapi paket data terbaru XL yaitu Internet Unlimited dan paket data lainnya seperti BB Unlimited, Super Ngebut, Internet Begadang dan HotRod,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Selasa (25/3/2014).
 
Menurut Francky, promosi Pasar Apung dan potensi wisata lainnya di Banjarmasin yang dikenal dengan aktivitas di sungai-sungainya, menarik untuk lebih dikenalkan kepada masyarakat dunia. Apalagi daerah ini juga memiliki potensi wisata keanekaragaman hayati dari hutan hujan tropis, termasuk sejumlah hewan langka dan eksotis.
 
“Jika wisata bisa dikembangkan, maka akan menjadi cikal bakal pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk meningkatkan nilai ekonomi di Pasar Apung,” ujarnya.