XL Angkat Potensi Desa; Lewat Program Xmart Village

XL Angkat Potensi Desa; Lewat Program Xmart Village

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. meluncurkan program Xmart Village yang menawarkan solusi transformatif, inovatif dan efektif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Solusi digital ini diaplikasikan dalam sejumlah layanan seperti Mobile Advertising, Mobile Farmers, Musikkamu, Mobile Banking, AMR, Mobile Surveillance, Integrated Website, Call Center, Training dan XCloud Solution.

Vice President XL Central Region, Bambang Parikesit, menjelaskan program Xmart Village dirancang oleh tim Digital Services XL bekerja sama dengan institusi pendidikan ITB sejak Januari lalu sebagai program pengembangan masyarakat yang komprehensif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Program ini nantinya dapat mendukung perkembangan lebih dari 43 ribu desa dan membantu lebih dari 57 juta penduduk,” ujarnya pada Sabtu (21/6/2014).

Xmart Village mengintegrasikan sejumlah layanan digital yang dikemas dalam program layanan masyarakat. XL bersama ITB akan menentukan desa-desa yang dianggap perlu dikembangkan. Desa-desa tersebut kemudian akan dinilai untuk menentukan program yang terbaik untuk diterapkan, disesuaikan dengan dana, waktu, tim yang tersedia serta dapat mencapai pengembangan yang tepat sasaran.

Layanan-layanan yang diintegrasikan pada Xmart Village ini adalah Mobile Advertising yang memungkinkan pengguna mendapatkan informasi mengenai daerah wisata melalui SMS. Mobile Farmers yang memberikan informasi tentang cuaca di suatu daerah melalui SMS. Musikkamu untuk mendownload lagu. Mobile Banking untuk menikmati jasa perbankan melalui ponsel. AMR untuk melakukan pengisian listrik melalui ponsel. Mobile Xurveillance untuk mengamati kondisi sekitar melalui kamera pengintai.

Juga ada Integrated Website untuk mengetahui kondisi dan informasi tentang desa-desa yang menjadi sasaran Xmart Village. XCloud Solution, teknologi komputasi awan yang dapat diimplementasikan dengan biaya terjangkau. Ada pula layanan informasi tentang pohon Endemik, layanan Call Center serta training khusus tentang teknologi bagi penduduk desa setempat.

Untuk tahap pertama, desa  yang dikembangkan terdiri dari dua desa/dusun di Kabupaten Bandung Selatan dan Garut yaitu dusun Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, dan Desa Karya Mekar, Kecamatan Darajat. Program pengembangan kedua desa ini rencananya akan diselesaikan dalam waktu 6 bulan sejak dimulai pada awal Januari lalu.

Masing-masing desa mendapatkan masa pendampingan selama 4 bulan. Masa pendampingan ini penting mengingat banyak hal yang dapat dikembangkan sehari-hari. Semua masukan dari lapangan akan berguna untuk mengembangkan Xmart Village pada fase berikutnya.

Tidak hanya penduduk desa yang merasakan manfaat dari program ini. Pemerintah daerah setempat, kalangan industri telekomunikasi maupun masyarakat luas akan mendapatkan manfaat, seperti semakin terpublikasinya destinasi pariwisata menarik di kawah Kamojang.

Tidak akan pungutan apapun kepada desa-desa yang terpilih. Namun khusus untuk beberapa aplikasi berbayar yang dipergunakan pada program ini, biaya standard akan tetap diterapkan. Beberapa aplikasi di program ini dapat dipergunakan pada smartphone maupun feature phone. Saat melakukan implementasi, XL juga menggunakan device Bolt serta perangkat Machine to Machine atau M2M untuk menjalankan beberapa aplikasi atau aktivitas.

Bambang mengatakan, XL akan mengembangkan Xmart Village ke desa-desa lain di Jabar maupun provinsi lainnya.