Wisatawan Asing Terkesima; Kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi Sukses

Wisatawan Asing Terkesima; Kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi Sukses

SLEMAN, Kabarindo– Kirab budaya dalam rangka Pelangi Budaya Bumi Merapi yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan, khususnya wisatawan asing yang mengunjungi event tersebut.

Tercatat ribuan wisatawan domestik dan puluhan wisatawan asing yang berasal dari 8 negara merasa terkesima dengan atraksi dan penampilan para penari dan peserta kirab budaya. Mereka berasal dari Vietnam, China, Thailand, Jepang, Laos, Myanmar, Australia dan Amerika.

Hal itu dipapar jelas oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir. AA Ayu Laksmidewi TP, MM di sela-sela pelaksanaan acara kirab budaya tersebut Minggu 3 November 2013 di Kawasan Lapangan Denggung Sleman Yogyakarta.

Ketertarikan wisatawan manca negara tersebut dinyatakan oleh Rinchoo dari Jepang yang merasa kagum dan terkesima dengan atraksi budaya yang terkesan benar-benar tradisional dan sangat variatif. Menurutnya nuansa budaya begitu kental dalam kemasan Pelangi Budaya Bumi Merapi tersebut. Hal senada disampaikan oleh John Boscho dari Myanmar yang merasa terkagum saat diajak menari tayub oleh para penari muda yang lemah gemulai, terlebih lagi ia dapat membawa pulang selendang yang dikalungkan oleh salah seorang penari tayub. Ini menurutnya sungguh luar biasa dan sangat mengesankan.

Ayu menambahkan bahwa pelaksanaan kirab budaya dalam rangka Pelangi Budaya Bumi Merapi tersebut dinilai cukup memuaskan. Hal ini dilihat dari antusiasme peserta kirab yang berasal dari berbagai komunitas, diantaranya Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta yang menampilkan fashion batik yang luar biasa, Museum Affandi yang menampilkan puluhan peserta bertopeng wajah sang maestro seni Affandi, tampilan gendruwo dan ogoh-ogoh Bekakak Gamping, maupun koleksi pesawat tempur yang ditampilkan oleh Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.

Kompleksitas dan realita budaya masyarakat Sleman setidaknya sudah sebagian besar terekspresikan dalam event tersebut. Meskipun demikian pihaknya mengharapkan untuk tahun-tahun mendatang event ini dapat dikembangkan dan dikemas lebih besar lagi yang tentunya membutuhkan kepedulian, kerjasama dan partisipasi aktif dari para pelaku seni budaya maupun stake holder pariwisata di Kabupaten Sleman. Sehingga event Pelangi Budaya Bumi Merapi ini kedepan akan dapat menjadi daya tarik yang atraktif dan ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Sementara itu dalam penilaian yang dilakukan oleh 3 juri yaitu Dr. AAK Suryahadi, M.Ed, CA dari Politeknik Seni Yogyakarta, Drs. Sumaryadi dari Dewan Kebudayaan Kabupaten Sleman dan Jono Lesmana dari Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Sleman, tampil sebagai penyaji terbaik Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta dengan nilai 787, disusul sebagai penyaji terbaik kedua Museum affandi dengan nilai 750, penyaji terbaik ketiga Rumah Makan Pringsewu dengan nilai 715, penyaji terbaik keempat Prodi Pariwisata Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan nilai 674, penyaji terbaik kelima Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala dengan nilai 641.