Well 3 Royalzim; Bantu Atasi Pengentalan Darah

Well 3 Royalzim; Bantu Atasi Pengentalan Darah

Surabaya, Kabarindo- Darah kental menjadi parameter semua masalah kesehatan yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti tekanan darah tinggi, kolesterol LDL, HDL rendah, diabetes tipe-II, sindrom metabolik, obesitas, merokok, keguguran dan penuaan. Namun banyak orang yang belum mengetahuinya.

Darah kental adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan peningkatan kepekatan darah yang tidak biasa. Jika seseorang merasa sering kesemutan, nyeri kepala, migrain, kram, hilang keseimbangan (vertigo), leher kaku, sesak napas, nyeri dada, nyeri tengkuk, mudah lelah, kaki terasa kebas, keringat dingin, gemetar serta keguguran berulang-ulang pada kaum wanita, bisa jadi orang tersebut mengalami kekentalan darah.
 
Darah kental bisa disebabkan berbagai faktor antara lain keturunan (genetik), pola makan salah (tidak variatif, tinggi lemak dan gula), kurang minum air putih, kebiasaan merokok, minuman beralkohol, kurang olah raga serta polusi. Kekentalan darah juga dapat terjadi karena tubuh kekurangan cairan darah sehingga sel-sel darah merah mudah melekat satu sama lain, lalu membentuk thrombosis (penyumbatan pada pembuluh darah). Akibatnya aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar.
 
Pranoto, Project Coordinator Suplemen Enzim PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI), menyebutkan beberapa penyakit yang dapat timbul karena masalah darah kental seperti arteoklorisis yaitu penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak, stroke yang terjadi ketika pembuluh darah tidak dapat menyalurkan oksigen ke otak. Keguguran karena tidak cukupnya suplai oksigen/nutrisi ke otak.
 
“Kekentalan darah juga dapat menyebabkan jantung koroner dan memicu serangan jantung. Tanda-tanda serangan jantung antara lain nyeri dan sesak di dada, bahu, leher serta dagu sebelah kiri (angina), merasakan sensasi panas seperti terbakar di dada, kepala pusing, mual serta napas pendek/cepat lelah dan sering berkeringat,” ujarnya pada Selasa (8/9/2015).
 
CNI menawarkan Well 3 Royalzim yang dapat mengatasi masalah darah kental dengan memberikan tambahan asupan enzim di dalam tubuh. Produk ini tidak menggunakan bahan pewarna dan pengawet, mampu bertahan 5 tahun dan tahan hingga suhu 118° C.
 
Kandungan kompleks Royalzim terbuat dari 11 bahan ekstrak buah dan sayuran. Produk ini memiliki kandungan enzim 470% lebih tinggi dari bahan-bahan lainnya. Royalzim mengandung enzim fibrinolytic yang dihasilkan dari biji-bijian dengan teknologi Metabolic Enzyme Nutrient Exchange Process (MENEP). Enzim ini membantu mengikis plak-plak kolesterol yang menyebabkan darah kental dan membuat pembuluh darah berjalan normal.
 
Penelitian Prof. Chau Chi Fai, pakar enzim dari Taiwan, telah membuktikan enzim fibrinolytic dalam produk tersebut mampu menurunkan kolestrol hingga 17%, meningkatkan jumlah bakteri lactobacillus 9,6% yang berguna sebagai antitumor dan antikanker, proses pembuangan yang jauh lebih baik dan berkualitas, serta menurunkan risiko peradangan 9,4%. Selain itu ada enzim papain (pepaya), enzim bromelain (nanas) dan enzim nattokinase (kacang putih dan kacang kedelai).
 
 
Royalzim juga memiliki fungsi ABCD. A yaitu Anti Bacteria (anti-bakteri) & Anti Inflammation (antiperadangan), B yaitu Blood Cleansing untuk membersihkan dan melancarkan aliran darah, C yaitu Cell Regeneration sebagai regenerasi sel, serta D yaitu Digestion & Absorbtion untuk melancarkan pencernaan dan membantu menyerap sari makanan.
 
Pranoto menyarankan untuk mengonsumsi Royalzim 2x1 sachet sehari bagi orang yang sehat dan 4x1 sachet sehari bagi orang yang memiliki masalah kesehatan. Konsumsilah 1 sachet 30 menit sebelum sarapan dan 1 sachet 30 menit sebelum tidur. Semua usia boleh mengonsumsi, termasuk anak-anak. Hal pertama yang akan dirasakan setelah mengonsumsinya adalah kualitas pencernaan yang lebih baik serta tubuh akan lebih bertenaga.
 
“Mengonsumsi Royalzim secara teratur akan melancarkan metabolisme dan membantu penyerapan nutrisi tubuh. Produk ini aman dikonsumsi bersama obat-obatan, namun disarankan untuk mengatur pemakaiannya guna memastikan efektivitasnya,” ujarnya.