Waspada Banjir; PMI Siap Support Pemerintah

Waspada Banjir; PMI Siap Support Pemerintah

Jakarta, Kabarindo- Menghadapi musim penghujan yang berpotensi mengakibatkan banjir, terutama disekitar aliran-aliran sungai.
Penanggulangan bencana merupakan salah satu mandat Palang Merah Indonesia (PMI). Untuk itu PMI melaksanakan kegiatan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Regional Jawa dengan metode table top exercise atau gladi posko, pada 21 November 2013 di Pusdiklat PMI Jawa Tengah, Semarang.

Letjen (purn) H. Sumarsono SH, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI menjelaskan bahwa PMI memiliki peran penting saat terjadi bencana untuk membantu pemerintah. “PMI memiliki relawan yang memiliki kapasitas yang dibutuhkan saat terjadi bencana. PMI selalu siap support pemerintah,” terangnya saat memberikan arahan.

Simulasi yang diikuti oleh PMI Jateng, PMI Banten, PMI Jawa Barat, PMI DKI Jakarta dan PMI Jawa Timur, dengan mengambil contoh meluasnya sungai Bengawan Solo yang selalu berdampak banjir di pemukiman penduduk sepanjang DAS (daerah aliran sungai).

Dalam simulasi ini, diketengahkan kondisi banjir dari hulu ke hilir. Tiap PMI kabupaten-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang dilintasi aliran sungai, menyampaikan kesiapsiagaan dan kapasitasnya, dalam hal sistim peringatan dini, informasi publik, personil, penyiapan bantuan dan sistim pelaporan.

Sumarsono menegaskan bahwa perlu antisipasi dini dengan meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan bencana dan meminta seluruh jajaran PMI waspada serta siaga. “Kita tidak mengharapkan adanya bencana (banjir), namun bila terjadi kita sudah siap sehingga meminimalisir dampaknya, baik korban maupun material,” tandasnya.

PMI memiliki kemampuan memobilisasi sumberdaya dalam menghadapi bencana dengan skala menengah-besar. “Simulasi ini diharapkan mampu meningkatkan jalinan komunikasi dan kerjasama PMI di wilayah potensi bencana berada, sehingga akan meningkatkan kecepatan respon tanggap darurat,” pungkasnya.