Walls Dreamy Creamy; Sosialisasikan Mendongeng Untuk Si Kecil

Walls Dreamy Creamy; Sosialisasikan Mendongeng Untuk Si Kecil

Jakarta, Kabarindo- Menciptakan momen kebersamaan bersama anak menjadi nilai yang sangat berarti bagi perkembangan jiwa anak.

Hangatnya pelukan ibu akan membekas hingga sang anak dewasa. Salah satu cara untuk menciptakan momen kehangatan tersebut adalah makan bersama. Tak perlu repot menciptakan aneka makanan lezat karena semangkuk es krim saja sudah bisa merebut hati si kecil.

Karena itu, Wall's sebagai sebuah produk es krim yang selalu dekat dengan keluarga, lewat produk barunya Wall's Dreamy Creamy mengajak para ibu Indonesia memberikan pelukan hangat untuk si kecil dan menghabiskan waktu bersama mereka.

"Anak-anak biasanya sangat suka makan es krim. Menghabiskan waktu dengan makan es krim bersama menjadi sebuah cara untuk mempererat kedekatan ibu dan anak. Sembari menikmati momen intim tersebut, ibu bisa menanamkan nilai nilai moral kepada si kecil lewat kegiatan mendongeng," tukas Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Wall's in Home dalam peluncuran es krim Dreamy Creamy di Hongkong Cafe, Jakarta, beberapa waktu lalu

Sejalan dengan peluncuran produk terbarunya, Wall's Dreamy Creamy juga menginisiasi kegiatan mendongeng untuk para ibu lewat kampanye "Ibu adalah Pendongeng Terbaik untuk Anaknya". Dalam kampanye ini Wall’s Dreamy Creamy mengajak para Ibu Indonesia untuk menghidupkan kembali kegiatan mendongeng untuk anak Indonesia karena kegiatan mendongeng dipercaya dapat memberikan banyak manfaat untuk perkembangan anak, antara lain untuk mengajarkan nilai-nilai moral, meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi anak dan juga memperkaya anak dengan kosakata-kosakata baru.

Berkenaan dengan manfaat dongeng bagi perkembangan imajinasi anak, Wall’s Dreamy Creamy mengajak anak-anak untuk masuk dan berpetualang ke dalam Dunia Dreamy Creamy, yakni sebuah dunia imajinatif yang terbuat dari es krim vanila yang bertekstur sangat lembut dan sangat disukai oleh anak-anak. Nuning menambahkan, “Dunia Dreamy Creamy diharapkan dapat menjadi sarana bagi imajinasi anak, di mana anak dapat mengkreasikan alur cerita bersama dengan ibunya sambil menikmati Wall’s Dreamy Creamy”.

Hal ini dikuatkan oleh sebuah survei yang dilakukan pada 500 anak usia 3-8 tahun di Inggris, dimana terungkap hampir 2/3 anak menginginkan orang tuanya dapat meluangkan waktu membacakan mereka cerita sebelum tidur, terutama ibu ketimbang ayahnya. "Survei ini menyimpulkan bahwa ibu adalah pendongeng terbaik untuk anaknya," tegas Nuning.

“Wall’s mengerti bahwa kedekatan antara Ibu dan anak sangatlah penting dan hal itu bisa didapatkan melalui mendongeng. Mendongeng juga memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak dan Wall’s Dreamy Creamy ingin hadir di tengah-tengah momen kebersamaan yang menyenangkan dalam interaksi intim antara Ibu dan anak,” kata Nuning.

Mendukung pernyataan Nuning, Psikolog anak Efnie Indrianie, M.Psi yang juga hadir sebagai pembicara membenarkan bahwa kegiatan mendongeng membuat keterikatan emosional antara ibu dan anak menjadi semakin erat. “Mendongeng sebagai kegiatan sehari-hari sangatlah penting untuk menciptakan manusia yang memiliki kecerdasan emosional dan intelektual. Selain itu, cerita dongeng yang disampaikan sebaiknya terkandung nilai-nilai moral sehingga akan terekam oleh anak-anak hingga dewasa,” jelas Efnie.

Namun, lanjut Efnie untuk menarik perhatian anak-anak, seorang ibu harus mencari cara mendongeng yang efektif agar anak-anak dapat fokus mendengarkan. “Anak-anak usia balita masih mengandalkan indera pengecap sehingga untuk memulai satu kegiatan, termasuk mendongeng, dapat diawali dengan memberikan cemilan, misalnya es krim, yang dapat membuat mereka tertarik perhatiannya,” kata Efnie.

Sementara Awam Prakoso, seorang pendongeng dari Kampung Dongeng mengungkapkan masih banyak orang tua yang merasa kesulitan mendongeng untuk anaknya dengan alasan tidak bisa bercerita, padahal semua orang punya kemampuan bercerita. “Mendongeng itu mudah. ceritanya bisa diambil dari kejadian sehari-hari atau hal-hal yang menarik di sekitar kita. Yang penting orang tua harus pandai mengkreasikan cerita tersebut dan buatlah cerita dongeng dengan hubungan sebab-akibat, sehingga lebih mudah dicerna oleh anak,” terang Kak Awam yang dapat meniru banyak bunyi-bunyian binatang.

Kak Awam menyarankan agar saat mendongeng, para ibu menciptakan suasana pembuka yang akrab agar anak menjadi rileks namun tetap antusias. ”Es krim sebagai salah satu camilan favorit anak bisa menjadi hidangan pembuka yang menarik perhatian anak, sehingga membuat suasana mendongeng dan petualangan imajinasi anak dalam Dunia Dreamy Creamy menjadi lebih kaya, seru dan mengasyikkan,” imbuh Kak Awam.

Sebagai rangkaian kegiatan peluncuran Wall’s Dreamy Creamy, sepanjang bulan Mei hingga Juni Wall’s Dreamy Creamy bersama Komunitas Kampung Dongeng akan mengadakan roadshow mendongeng ke beberapa sekolah di Jakarta dan workshop mendongeng bagi para orang tua murid. Khusus untuk rekan-rekan media, Wall’s Dreamy Creamy juga akan melakukan workshop seputar teknik-teknik praktis agar mendongeng dapat menjadi kegiatan yang lebih seru dan asyik. "Diharapkan melalui rangkaian kegiatan ini, para ibu Indonesia semakin menyadari pentingnya mendongeng bagi kedekatan ibu dan anak," kata Nuning.

Mengenai produknya sendiri, Nuning mengatakan Wall's Dreamy Creamy adalah jenis es krim terbaru dari Wall's yang terdiri dari empat pilihan rasa, yaitu vanila, mangga, cokelat, dan strawberry. Rasanya yang creamy dan buttery dihasilkan dari butter buds (mengandung mentega yang dikeringkan sehingga mengurangi lemaknya), yang memberikan tekstur yang lembut, dan lezat.

Untuk mendapatkan informasi mengenai Wall’s Dreamy Creamy serta kegiatan mendongeng, Wall’s Dreamy Creamy sudah menyiapkan akun Facebook Dunia Dreamy Creamy dan akun twitter @dreamycreamyID yang dipersembahkan untuk para ibu Indonesia agar mereka dapat senantiasa menciptakan moment kebersamaan dengan anaknya.

“Kami berharap Dreamy Creamy bisa membantu ibu Indonesia menciptakan momen kebersamaan Ibu dan anak sebelum mengajak anak untuk masuk ke Dunia Dreamy Creamy yang menyenangkan dan kaya akan imajinasi,” tutup Nuning.