Wakil Presiden RI; Hadiri Ulang Tahun Yusril Ihza Mahendra Ke-60

Wakil Presiden RI; Hadiri Ulang Tahun Yusril Ihza Mahendra Ke-60

Bidakara, Jakarta, Kabarindo- Tambah usia, makin tambah maju pola pikir seseorang dan makin pula memberikan manfaat bagi banyak orang.

Selamat Ulang Tahun yang ke 60 bung Yusril Ihza Mahendra, ucap Wakil Presiden RI, H.M Jusuf Kalla saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara syukuran ulang tahun Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra yang ke-60 di Ruang Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta, akhir pekan ini.
 
"Usia yang ke 60 merupakan berkah yang telah diberikan oleh Allah SWT dan selayaknya mengucapkan rasa syukur, dimana sebagai seorang Yusril Ihza Mahendra telah diberikan kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara selama ini," ujar Jusuf Kalla dalam pidato sambutannya. Jusuf Kalla mengakui bahwa Yusril adalah seorang tokoh yang totalitas mengabdi negara, ungkap JK lanjut.

Selain dikenal sebagai Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra dikenal sebagai seorang yang memiliki karakter pemikir ulung dan mampu menempatkan dirinya dalam situasi dan kondisi apapun, seperti halnya menyikapi dan memberikan gagasan cemerlang di berbagai kondisi negara dan pemerintahan Indonesia.

Pemikiran-pemikirannya itu banyak karena Yusril punya banyak peran dan keahlian, ujar Jusuf Kalla. Pemikirannya, lanjut Jusuf Kalla bisa resmi maupun tidak resmi.
"Yang tidak resmi itu seperti main film kan, dan yang resmi sampai saat ini kita kenal Yusril sebagai seorang Intelektual yang punya pemikiran dalam bidang hukum dan ketatanegaraan, dan Yusril sekaligus mempraktikkannya," urai JK.

Ulang Tahun Yusril Ihza Mahendra yang ke-60 ini juga dimanfaatkan oleh Yusril sebagai momentum untuk meluncurkan empat buah buku tentang Ensiklopedi Pemikiran Yusril Ihza Mahendra. Buku tersebut menceritakan tentang perjalanan seorang Yusril Ihza Mahendra dalam melakukan setiap momen kegiatan, baik wawancara, ceramah dan pidato yang pernah ia lakukan.

"Isi empat buku ensiklopedi itu merupakan kumpulan dari berbagai tulisan, wawancara, ceramah dan pidato yang pernah saya lakukan dan sampaikan dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni dari tahun 1990 hingga 2015," ujarnya saat menjelaskan isi buku tersebut di hadapan tamu dan hadirin di ballroom Birawa, Hotel Bidakara. Empat buku Ensiklopedi Pemikiran Yusril Ihza Mahendra ini dihimpun oleh Prof Dr Hafid Abbas dan kawan-kawan.

Turut hadir pula dalam acara syukuran Ultah Yusril Ihza Mahendra, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Jimly Asshiddiqie, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo serta ribuan tamu undangan.

Dalam kesempatan yang sama, Jusuf Kalla menuturkan, pemikiran Yusril dapat menjadi bagian yang harus dibagi dan diwariskan kepada generasi selanjutnya dan warga Indonesia.

Jusuf Kalla juga menganggap pemikiran-pemikiran Yusril sebagai umat dan tokoh muslim, sangat modern, karena Yusril bisa membawa Islam sesuai zamannya dengan ilmu pengetahuan, dan dengan demokrasi yang baik.

Di akhir pidatonya, Wapres R.I, H.M Jusuf Kalla berharap pemikiran dari Yusril Ihza Mahendra sejak jadi pemikir, ahli hukum tata negara hingga saat ini dapat berguna untuk negara yang akan datang dan memberikan pembaharuan demokrasi bagi masyarakat Indonesia, tutup Jusuf Kalla.