Wakil Ketua MPR RI; Hadiri Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2016

Wakil Ketua MPR RI; Hadiri  Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2016

Sudirman, Jakarta, Kabarindo- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Kalimantan Tahun 2016, sudah saatnya pantas dilakukan untuk mewujudkan  pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan.

"Yang jelas perhatian pemerintah dalam ketertinggalan pembangunan di Kalimantan ini sudah pantas," ujar Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua MPR R.I kepada rekan media usai menghadiri acara Musrenbang Regional Kalimantan 2016 di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Jum'at 11/03/2016.

Ia juga mengatakan bahwa Musrenbang yang dikoordinir oleh pejabat Plt. Gubernur Kalimantan Tengah ini adalah perencanaan yang sangat penting, dan ini sesuatu yang bagus sekali didalam pembangunan kedepan, karena ini nantinya akan diteruskan oleh Gubernur terpilih, khususnya Kalimantan Tengah dan Gubernur Kalimantan lainnya, yakni Barat, Timur, Selatan, dan Utara, jelasnya lanjut.

Wakil Ketua MPR R.I, memandang  Musrenbang yang saat ini telah  berlangsung dan dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappennas Sofyan Djalil dan para gubernur se-Kalimantan,  menurut bang Oso panggilan akrab Oesman Sapta Odang, ada satu ukuran yang penting dalam mempersiapkan strategi perencanaan pembangunan yakni 5 S, pertama, Struktur, seperti apa perencanaan itu  sehingga dapat berkelanjutan, kedua, Skill yang bagaimana supaya bisa melanjutkannya, ketiga, Sistem apa yang cocok, sudah sekian puluh tahun yang cocok itu seperti apa sistemnya, dan yang kelima adalah target, paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Oesman Sapta mengatakan sangat mengapresiasi atas terselenggaranya  Musrenbang ini.

"Kita berharap pembangunan di Kalimantan dapat menghasilkan kemajuan dan tidak seperti yang lalu lalu, betul-betul konkrit ,dan ada sesuatu yang menjadi pegangan bagi  orang-orang Kalimantan, ini adalah kebangkitan Kalimantan, ini adalah kesempatan, dan ini adalah pembangunan yang sudah pantas. Jadi Kalimantan jangan hanya dikeruk materialnya saja tapi harus berpikir dan berusaha lebih maju, minimal Kalimantan dapat  memunculkan  banyak industri semi finishing product dan kalau perlu sekaligus finishingnya sehingga makin banyak nilai tambah yang diraih," ungkap pria asal Kalimantan Barat ini dengan lugas menutup perbincangan dengan rekan media.