Visinema Pictures Mulai Syuting; Film Keluarga Cemara

Visinema Pictures Mulai Syuting; Film Keluarga Cemara

Jakarta, Kabarindo– Visinema Pictures membuat gebrakan di awal tahun dengan memperkenalkan keluarga besar film Keluarga Cemara.

Bekerja sama dengan Ideosource Film Fund, Visinema Pictures memproduksi film Keluarga Cemara yang akan tayang pada pertengahan tahun 2018.

Setelah sebelumnya memperkenalkan Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir sebagai pemeran ‘Abah’ dan ‘Emak’, kini Visinema Pictures memperkenalkan pemeran karakter khas Keluarga Cemara lainnya, Asri Welas sebagai ‘Ceu Salmah’ dan Maudy Koesnaedi sebagai ‘Tante Pressier’.

Selain nama-nama aktris papan atas tersebut, Visinema Pictures memperkenalkan dua pemain anak baru ke industri film Indonesia. Zara JKT48 dipercaya memerankan karakter ‘Euis’ sedangkan Widuri Putri Sasono dipilih memerankan ‘Ara’.

Bagi Zara JKT48, film Keluarga Cemara adalah film pertamanya sebagai pemeran utama. Sementara Widuri, putri kedua Dwi Sasono dan Widi Mulia, dikenal masyarakat melalui kepribadian dan tingkah lucunya di Instagram The Sasonos Family. Selain mereka hadir pula karakter-karakter baru yang
diperankan oleh Yasamin Jasem, aktris dan social media influencer, serta Kafin Sulthan, pianis muda yang pernah bermain dalam musikal Laskar Pelangi.

Keluarga Cemara adalah film yang diadaptasi dari seri televisi keluarga Indonesia di era 1990 hingga awal 2000-an.

Anggia Kharisma, selaku produser film Keluarga Cemara yang sebelumnya memproduseri Filosofi Kopi & Filosofi Kopi: Ben & Jody, menjelaskan
kegembiraannya dengan bergabungnya Zara JKT48 dan Widuri Sasono, “Karakter Euis dan Ara sangat ikonik dan telah menjadi bagian dari kenangan kolektif serta merebut hati jutaan penonton Indonesia pada masanya. Kami ingin memotret kehangatan hubungan mereka sebagai saudara untuk menyapa para penontonnya yang kini lintas generasi.”

Sedangkan Gina S.Noer, produser dan penulis skenario yang sebelumnya menulis naskah film Posesif dan film laris Habibie & Ainun, menceritakan pengalaman saat ‘melahirkan’ kembali serial legendaris ini menjadi film, “sangat penting bagi kami untuk menempatkan Keluarga Cemara menjadi kisah keluarga modern dengan tantangan zaman yang relevan bagi penonton
Indonesia kini. Karena itu, kami berharap para pemain yang kami pilih bisa menjadi ikon baru keluarga Indonesia tanpa melupakan nilai klasik karakter di serialnya.”

Hal menarik lainnya adalah pembuatan film Keluarga Cemara bekerja sama dengan Ideosource dan Andi Boediman dan Pandu Birantoro bertindak sebagai Executive Producer.

Andi Boediman mengatakan, “melalui dukungan pendanaan, Ideosource Film Fund hadir untuk mendukung perkembangan ekosistem film Indonesia agar mampu melahirkan film-film berkualitas yang tidak kalah dengan film-film internasional.”

Film Keluarga Cemara sendiri akan disutradarai oleh sutradara muda berbakat, Yandy Laurens yang menjadi pusat perhatian sejak menjuarai FFI 2012 untuk film pendeknya berjudul “Wan An” dan webseries-nya berjudul “SORE”.

Yandy mengungkapkan, “Sebenarnya yang menjadi kekuatan para pemain adalah dedikasi dan keinginan mereka yang kuat untuk menciptakan
harmoni satu sama lain. Pada akhirnya, yang menyenangkan dari kolaborasi ini adalah proses penciptaan karakter itu sendiri dan bagaimana merasakannya sekali lagi.”

Saat ini, Film Keluarga Cemara akan memulai proses shooting pada hari Minggu, 7 Januari yang berlangsung selama satu bulan hingga awal Februari 2018.