V By Crown; Berhasil Jual 265 Unit Apartemen

V By Crown; Berhasil Jual 265 Unit Apartemen

Surabaya, Kabarindo- V by Crown berhasil menjual lebih dari 265 unit apartemen dalam waktu 18 bulan sejak diluncurkan pertama kali di Sydney, Australia.
 
V by Crown merupakan kampung vertikal mewah dari Crown Group senilai Rp. 3 triliun dengan 27 lantai dan 519 unit apartemen yang ditawarkan kepada konsumen.
 
CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan pada Selasa (7/1/2014), apartemen tersebut menciptakan standar baru untuk desain dan konstruksi di daerah Paramatta, Sydney, dan akan menjadi bangunan yang paling ikonik dan tertinggi di kawasan ini.
 
V by Crown terletak di pusat kota Parramatta, CBD kedua di Sydney, yang berdekatan dengan Sydney Olympic Park. Lokasinya dekat dengan sejumlah restoran dan kafé, pusat perbelanjaan Westfield Shopping Centre yang terbesar Sydney, serta stasiun kereta api, dermaga kapal dan taman kota.
 
V by Crown dirancang oleh arsitek internasional Allen Jack dan Cottier (AJ+C) bekerja sama dengan arsitek keturunan Jepang dan Australia, Koichi Takada, yang menampilkan dua tema untuk desain interiornya, Cloud dan Riverbed.
 
Riverbed merepresentasikan suasana kehangatan alami kayu, sedangkan Cloud menawarkan estetika yang lebih lembut dan lebih ringan. Area dapur dan kamar mandi menampilkan peralatan, alat perabotan dan perlengkapan yang terintegrasi. Sementara sistem penerangan yang saling terhubung dengan dua pengaturan, ambient dan task, akan menyoroti permukaan barang kayu dan elemen - elemen lainnya.
 
Keberhasilan V by Crown ini mengikuti sukses Crown Group dengan proyek perdananya di wilayah Parramatta, sebuah kompleks galeri senilai Rp. 1,3 triliun yang berlokasi di 8 Cowper Street.
 
Crown Indonesia Country Director, Michael Ginarto, mengatakan V by Crown populer bagi para pembeli dan investor dari Indonesia. Hal ini terlihat dari tingginya permintaan pasar Indonesia selama 2013.
 
“Lebih dari 265 unit apartemen telah terjual off-the-plan dalam waktu 18 bulan. Angka ini sedikit banyak berasal dari para pembeli dan investor Indonesia selain dari pembeli domestik di Australia,” ujarnya.