Usmar Ismail Hall; Jadi Produk Anyar 23 Tahun PPHUI

Usmar Ismail Hall; Jadi Produk Anyar 23 Tahun PPHUI

PPHUI, RasunaSaid, Jakarta, Kabarindo- Tidak hanya itu karena kawasan PPHUI.

Pusat Perfilman H.Usmail Ismail yang kini memasuki ulang tahun perak, 23 tahun memukau banyak pihak. Tampak hadir Kapusbang Perfilman, Maman Wijaya, Ketua LSF, Yani Basuki, para produser tanah air seperti Ody, Sunil Rapi Films yang merilis perolehan 500ribu seats dari film Pengabdi Setannya yang dari Malaysia, juga di Filipina, Thailand bangkok, Taiwan dan negara lain.

Artinya film nasional menjadi tamu terhormat yang bisa diekspor ke mancanegara.

PPHUI juga merilis teknologi terbaru dengan DCP, artinya selain produk film dari Sinematek dengan film-film 35mm juga saat ini sudah bisa merilis film-film baru dimana Cinema Jaman Now mengharuskan dalam format digital.

"Berhitung dari kapasitas hampir 500-an sangat pas untuk merilis film-film dari PH saya disini, nyaman sangat privelege dan recommended di Usmar Ismail Hall ini," papar Sunil Rapi Films.

Sementara itu mengapa tidak? bisa menjadi bioskop alternatif untuk layar non XXI dan lainnya.

"PPHUI sudah berusia 23 tahun dengan pameran poster perfilman sepanjang masa adalah situs sejarah, banyak cerita dari masa lalu yang sepatutnya raih apresiasi apalagi eksistensi Usmar Ismail Award 2018 mendatang sudah memasuki perhelatan ke-3 dari para wartawan film dan kritikus film," papar DR. Maman Wijaya selaku KapusbangPerfilman Kemendikbud bersama jajarannya kemarin.

Makin meriah karena kehadiran para jurnalis senior, Wina Armada selaku Ketua Dewan Juri memastikan penjurian UIA 2018 sudah dimulai akhir Januari 2018.

Terakhir, inisiasi dari Akhlis Suryapati yang menggandeng para pelukis seperti Silo, Juju, Awang, Budiawan Chandra, Mutarom, Anto SAS, bersama 77 orang dari Ikatan Pelukis Poster Film Indonesia telah sukses melukis film-film era 80-90an serta tahun 2000an dengan sangat artistik yang kabarnya dibandrol termurah Rp. 7,5juta.


Anda tertarik ?