Unsulbar Sambut 2016; Siap Punya Kurikulum Baru Hadapi MEA

Unsulbar Sambut 2016; Siap Punya Kurikulum Baru Hadapi MEA

Majene, Kabarindo- Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mulai menyusun kurikulum baru sebagai bentuk persiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang segera berlangsung yang merupakan peluang dan tantangan khususnya di bidang sumber daya manusia.

Menyikapi hal tersebut maka Unsulbar sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Majene mulai ikut bersiap, salah satunya dengan menyusun kurikulum baru dan pembukaan sejumlah program studi dan konsentrasi, kata Rektor Unsulbar Dr. Akhsan Djalaluddin di Majene, Sabtu.

Akhsan menjelaskan pembenahan kurikulum diperlukan agar mata kuliah yang akan diterima mahasiswa dapat mengikuti perkembangan khususnya terkait dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Sedangkan pembukaan konsentrasi baru di 17 program studi selain sebagai antisipasi terhadap MEA, juga sebagai respon terhadap masukan dari masyarakat dan pemerintah akan ketersediaan sumber daya manusia.

Di Program Studi Manajemen fakultas Ekonomi, rencana dibuka konsentrasi manajemen transportasi, di FISIP program studi Ilmu Poltik dirancang konsentrasi kebijakan Publik, Pemerintah Daerah.

Pembahasan tentang kurikulum itu sendiri telah dilakukan Unsulbar dalam bentuk Lokakarya yang berlangsung belum lama ini pada medio Desember 2015 di aula Tasha Centre.

Hadir sebagai pemateri mulai ekonom yang juga pejuang Sulbar serta pendiri Unsulbar, Dr. Rahmat Hasanuddin.

Sementara para peserta menghadirkan puluhan dosen dan staf dari delapan Fakultas di 17 Program Studi jurusan di Unsulbar.

Ketua Program Studi Ilmu Politik FISIP Unsulbar, Muhammad, M.Si menjelaskan dengan lokakarya kurikulum tersebut, Unsulbar dapat bersiap dengan berbagai kondisi dan tantangan di masa mendatang.

"Unsulbar perlu terus menyeusaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, itu juga nantinya akan dapat mendongkrak serapan mahasiswa baru," kata Muhammad.

Setelah lokakarya di tingkat Universitas, pembahasan kurikulum dan rencana pembukaan konsentrasi studi yang baru itu akan dilanjutkan di tingkat fakultas dan masing-masing program studi seperti dilansir dari laman antaranews.