Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU); Siap Beraksi Lagi

Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU); Siap Beraksi Lagi

Jakarta, Kabarindo- Setelah berhasil mencatatkan sejarah sebagai tim perempuan Indonesia pertama yang berhasil mendaki puncak tertinggi di Antartika, yaitu Puncak Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl).

Tim WISSEMU bersiap untuk memulai ekspedisi ke gunung ke-enam, Gunung Denali, Alaska dalam perjalanan yang bertajuk BRI WISSEMU REACHING DENALI SUMMIT.

Gunung Denali merupakan gunung ke-enam yang akan didaki oleh Tim WISSEMU dalam misi menyelesakan trek Seven Summits. Sebelumnya Tim WISSEMU telah berhasil mendaki empat gunung tertinggi di empat lempeng benua berbeda yaitu Gunung Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) yang mewakili Lempeng Australasia pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5.642 mdpl) yang mewakili Lempeng Eropa pada 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5.895
mdpl) yang mewakili Lempeng Afrika pada 24 Mei 2015, Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) yang mewakili Benua Amerika Selatan pada 30 Januar 2016, dan Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl) yang mewakili Lempeng Antartika pada 5 Januari 2017.

Tim WISSEMU terdiri dari dua pendaki yaitu Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23) yang tercatat sebagai mahasiswi aktif di Universitas Katolik Parahyangan.

Tim telah mempersiapkan operasional, memantapkan fisik, mental, dan memenuhi kebutuhan logistik. Berbagai menu latihan fisik, seperti latihan beban, lari jauh, lari trek, yoga, berenang, climbing, bouldering, dan lainnya telah menjadi rutinitas harian yang dijalani oleh kedua
wanita tangguh ini selama hampir 5 bulan kebelakang.

Seluruh rangkaian latihan intens dilakukan Tim untuk menghadapi cuaca ekstrem dan jalur pendakian yang panjang di Gunung Denali. Gunung Denali yang memiliki ketinggian 6.190 mdpl )gunung tertinggi ke-tiga dari rangkaian Seven Summits) ini terkenal dengan jalur pendakiannya yang panjang, melebihi jalur pendakian Gunung Everest. Operasional pendakian kali ini diperkirakan akan memakan waktu 22 hari dengan total beban yang akan
dibawa masing-masing adalah sekitar 40kg.