Telkom Indonesia Awal Tahun; Rilis Program SME Indonesia Bisa

Telkom Indonesia Awal Tahun; Rilis Program SME Indonesia Bisa

Chamoe2 Resto, SCBD Lot.7, Jakarta, Kabarindo- Ada apa gerangan UKM tanah air awal tahun 2014.

Ada hal yang menarik dan tentu saja membanggakan bahwa pertumbuhan UKM tanah air punya prospek yang sangat menarik dan mengagumkan. Hal itu diakui oleh Nining Indrayono Susilo selaku penggagas UKM Centre UI.

Ia didampingi oleh Awaluddin Dir Enterprise Telkom bersama dengan pelaku UKM dari Tangerang yang memproduksi topi rajutan dari bambu handmade Agus Hasanuddin dihadapan media massa ibukota bersama pengusaha online, Rosihan melansir program SME Indonesia BISA.

"Ada kecenderungan menarik dari para kawula muda yang sudah intens dan tidak lagi malu-malu untuk menjadi enterpreneur dan punya UKM sendiri, memang sih sektor kuliner masih dominan tapi sektor ekonomi kreatif lainnya pun makin menggeliat termasuk handicraft dan fashion. Saya baru pulang dari China, UKM Centre UI sejak tahun 2005 dan memang concern saya dari bawah, International Fund n Agriculture punya UN. Dari daerah kumuh disana yang termiskin saya banyak memperoleh banyak pembelajaran bahwa mereka sudah diberi TownShip & Enterprise yang mengkontribusi 30% produk-produk murah ke dunia tentu saja dengan dukungan penuh pihak pemerintah," papar Nining lugas yang bertitip pesan untuk 100% Cinta Produk Indonesia.

Bagaimana dengan tanah air ?

Usaha Kecil Miliaran-UKM jadi bukan lagi Usaha Kecil Menengah, jadi fenomena menarik dari beberapa tempat yang dijumpai oleh Rosihan dari Komunitas Tangan Di Atas yang ia bina seperti pengusaha Mutiara di Lombok dan Kebaya di Solo punya penghasilan Miliaran dan patut diapresiasi termasuk bisnis kudung yang diekspor ke Hong Kong.

"Itu artinya apa yang sekarang dilakukan oleh Telkom dengan program SME Indonesia BISA sudah menjadi keharusan, Jadi semua UKM harus bisa online dengan internet yang memudahkan pemasaran untuk sukses lebih cepat" paparnya lugas.

Sementara itu pihak Telkom yang diwakili oleh paparan lugas Awaluddin yang tak menampik akses permodalan krusial dalam tumbuh kembang UKM tapi akses pasar dengan networking via online juga harus dicermati oleh setiap pelaku UKM yang tentu saja bisa menjangkau daerah pasar yang lebih luas, 24 jam tanpa henti dan tidak memerlukan karyawan untuk menunggui sehingga iklim yang buruk serta kondisi macet tidak menjadi kendala.

"Telkom ingin mensosialisasikan serta mengedukasi secara terus menerus bagi para pelaku UKM yaitu 160 Ribu untuk bisa bergabung dengan smartbusiness.co.id seperti yang telah dilakukan oleh pengusaha online Rosihan dan Agus dari Tangerang bersama SME Indonesia Bisa," paparnya lugas.

Telkom optimis sudah melakukan tes pasar dengan konsep berbasis sentra industri dan bisnis sebagai langkah awal untuk 100 lokasi diseluruh Indonesia untuk SME Indonesia BISA. "Program transformasi pengelolaan SME Indonesia yang inovatif, produktif, kreatif melalui pemanfaatan ICT potensi market per sentra UKM Rp. 10M dengan target Telkom Group 50% market share.


Ayo Indonesia BISA................!