TNI-AD Akhir Pekan; Sukses Gelar Hackathon Cipta Yudha Kartika Eka Paksi

TNI-AD Akhir Pekan; Sukses Gelar Hackathon Cipta Yudha Kartika Eka Paksi

Jakarta, Kabarindo- Semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, dimanifestasikan dalam pesta inovasi antara TNI-AD, Pengembang lokal dan didukung oleh korporasi dan pihak swasta.

Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD adalah langkah pertama TNI-AD dalam upaya mengintegrasikan teknologi dengan pertahanan bangsa serta menciptakan sebuah komunitas yang berisi para ahli teknologi, yang siap bahu-membahu dalam memajukan pertahanan darat negara lewat bidang siber.

Setelah dipersiapkan lebih dari dua bulan, Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD akan mencapai puncak acaranya. Menerima hampir 200 ide yang diwakili oleh 400 pengembang aplikasi, proses penyaringan harus dilakukan selama seminggu untuk memilih 60 ide dengan 200 orang peserta.

Ide-ide yang ditawarkan oleh peserta Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD sangat beragam. menyelesaikan dan memberikan solusi di bidang teritorial, operasi dan dukungan, pengembang aplikasi memberikan ide permainan, aplikasi, sampai dengan pemanfaatan piranti-piranti wearables dan Internet of Things (IoT).

Mulai sore ini (7/10) peserta yang terdiri dari pengembang aplikasi lokal terpilih di level nasional akan hadir dan bermalam di Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Bogor, peserta yang dipanggil berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Malang, Surabaya, Yogyakarta, maupun dari kota-kota diluar Jawa seperti Makassar, Pontianak, Manado, Medan, dan Gorontalo.

Selama 3 hari 2 malam, peserta hackathon akan menjalankan kehidupan seperti tentara di markasnya, dimulai dengan pengambilan seragam, kartu anggota komunitas IT TNI-AD, dan Pin khusus, peserta sudah dianggap “menjadi bagian” dari Hackathon TNI-AD, dan dipersilahkan mengisi tempat tidur tentara yang tersedia sebagai fasilitas bermalam dari TNI-AD.

Sabtu pagi, usai sarapan bersama, peserta akan dikumpulkan untuk mendengarkan pengarahan teknis dari Kepala Dinas Sistem Informasi TNI-AD. Menariknya, pengarahan ini akan dilakukan dalam bentuk skenario tempur seakan-akan Indonesia sedang berada dalam serangan musuh, sehingga TNI-AD mengumpulkan talenta-talenta TI bangsa untuk berkontribusi melalui ide-ide inovatif dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk mendukung tentara yang sedang bertempur dan mematahkan serangan atau pertahanan musuh.

Kegiatan kompetisi Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD yang pertama terasa sangat istimewa dengan kehadiran pimpinan tertinggi TNI-AD, Jenderal TNI Mulyono yang menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD). KASAD besok akan membuka kegiatan Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD dan sepenuhnya mendukung kolaborasi TNI-AD dengan pengembang aplikasi dan pihak swasta.

KASAD TNI-AD akan hadir esok pagi pada acara seremoni pembukaan Hackathon. Usai pembukaan, peserta akan diajak untuk mengunjungi Museum PETA yang terletak di area Pusdikzi, sebelum akhirnya mendengarkan paparan teknis, penyampaian materi dari BCA sebagai pendukung acara, dan kegiatan Hackathon dimulai sampai dengan hari minggu siang (9/10).

Tiga tim di Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD akan berkesempatan membawa hadiah berupa uang tunai sebesar total 50 juta rupiah, yang dibagi untuk 3 tim juara (25, 15 dan 10 juta). Tidak hanya itu, peserta secara langsung menjadi bagian dari komunitas IT TNI Angkatan Darat yang akan berkolaborasi dengan TNI-AD secara berkesinambungan, hal ini bertujuan agar TNI dapat terinspirasi untuk bisa bekerjasama dengan generasi muda yang penuh dengan ide dan inovasi, serta memberi manfaat bagi pengembangan diri ditubuh TNI-AD.

“Mudah-mudahan perlombaan ini bisa memberikan clue bagi kami dalam mengembangkan diri, dalam menghadapi tantangan dan ancaman yang multidimensi, yang menggunakan teknologi informasi,” ujar Brigjen TNI Nugraha Gumilar.

Kegiatan Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI-AD turut didukung oleh BCA, DailySocial, Zona WiFi, Nestle Pureal, CSR, dan Blue Bird Group.