TEI 2013; Diikuti 20 Buyers Brasil

TEI 2013; Diikuti 20 Buyers Brasil

Jakarta, Kabarindo- Sejumlah 20 buyers potensial dan pelaku usaha dari sekitar 15 perusahaan asal Brasil dipastikan hadir pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2013, yang berlangsung pada 16-20 Oktober 2013 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.

“Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan buyers tahun lalu yang hanya sekitar tiga buyers,” ujar Wakil Kepala Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sao Paulo, Bayu Setiawan.

Para buyers ini datang dari perusahaan-perusahaan ternama di Brasil. Mereka adalah Café Pelé Companhia De Café Soluvel (kopi), Mart Presentes (glassware), Sierra By Nova America (furniture), Ingá Import (houseware & gift), Ademar Nascimento, Torex Importação E Exportação Ltda (trading), Artecor Textil, Embrapa (agriculture), Farol Consulting, Sigma Trading, Importadora Cascavel (houseware & gift), M.Cassab Comercio E Indústria Ltda,
Brazilian Football Cafe, Casa & Video Rio De Janeiro S.A (glassware), Avibras Industria Aeroespacial S.A (spare parts & components).

Perusahaan Avibras Industria Aeroespacial S.A. yang bergerak di bidang suku cadang dan komponen, khusus datang ke TEI 2013 karena dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk melakukan offset terhadap kontrak jutaan dollar yang telah ditandatanginya dengan
Kementerian Pertahanan RI atas pembelian sejumlah produk militer berupa roket. Offset yang berupa muatan lokal diantaranya adalah pembelian suku cadang atau komponen roket dari produsen lokal Indonesia. Suku cadang tersebut antara lain hydraulics components, electronics components, special tires, camouflage painting (infra red), dan gas cylinders.

Avibras juga menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan untuk membeli produk-produk
lainnya dari Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan perusahaannya.

Terkait dengan offset tersebut, pemasok dari Indonesia nantinya akan mengirimkan sebagian produknya ke Avibras di Brasil secara langsung. Sedangkan sisanya digunakan
sebagai suku cadang di Indonesia setelah dilakukan tindakan kendali mutu atas produk tersebut oleh Avibras.

“Hal ini merupakan sebuah awal kesempatan yang sangat baik karena nantinya Avibras dapat menggunakan produk Indonesia yang berkualitas dan bernilai tambah pada produk militer yang akan dijualnya ke Indonesia. Mudah-mudahan sebagian besar komponen produknya yang dijual ke negara lain nantinya juga dipasok dari Indonesia” jelas Bayu Setiawan.

Berbagai upaya menjaring peserta TEI 2013 telah dilakukan oleh ITPC Sao Paulo baik melalui kunjungan langsung ke buyers potensial di berbagai negara bagian di Brasil, undangan elektronik dan cetak, maupun iklan di surat kabar Diario do Comercio selama satu bulan penuh. Selain itu, juga dengan memanfaatkan berbagai Pameran Perdagangan (Trade Fair) yang diikuti oleh Kantor ITPC Sao Paulo di berbagai tempat selama tahun 2013.

Hasilnya, beberapa buyers tertarik untuk datang ke TEI 2013, tidak hanya untuk melakukan pembelian, tetapi juga melakukan penjajakan peluang bisnis jangka panjang.

Bahkan beberapa perusahaan dari negara lain yang hadir dalam pameran-pameran tersebut seperti dari Uruguay, Venezuela, dan Argentina juga menyatakan ketertarikannya untuk datang ke TEI 2013.

Bayu Setiawan juga mengungkapkan bahwa beberapa buyers lain tertarik untuk melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan di daerah guna menindaklanjuti peluang bisnis dan kerja sama yang lebih jauh. “Beberapa buyers Brasil tertarik untuk membeli produk dari
Indonesia karena Indonesia relatif sedikit terkena tindakan anti-dumping dari pemerintah Brasil. Ini merupakan peluang emas dalam rangka merebut pasar yang selama ini dikuasai
oleh produk-produk dari China,” ungkapnya.