Surya Bhaskara Jaya; Gelar Operasi Bakti di Waingapu-NTT

Surya Bhaskara Jaya; Gelar Operasi Bakti di Waingapu-NTT

Jakarta, Kabarindo- Meski acara puncak “Sail Komodo 2013” usai berlangsung di pantai Pede, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kini TNI dalam hal ini TNI Angkatan Laut masih terus eksis melancarkan berbagai aneka kegiatannya, salah satunya dengan menggelar Operasi Bakti yang dilakukan oleh satgas Surya Bhaskara Jaya (SBJ), bertempat di  Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/9/2013).
 
Satgas SBJ LXII/2013 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Taat Siswo Sunarto dengan menggunakan kapal perang rumah sakit KRI dr. Soeharso-990, saat tiba di pelabuhan Waingapu, Minggu (15/9) disambut Bupati Sumba Timur Drs Gidion Mbiliyora, para pejabat Muspida, anggota DPRD serta tokoh adat dan masyarakat Waingapu dengan acara adat Niggu Harama dan Kayarak.
 
Posko pelayanan kesehatan umum, gigi, THT dan khitan bertempat di ruang tunggu terminal penumpang Pelabuhan Waingapu, sementara pelayanan kesehatan bedah minor, bedah mayor, operasi katarak, MOW, rontgen, dan laboratorium berlangsung di dalam kapal perang rumah sakit KRI dr. Soeharso-990.
 
Rencananya gugus laut SBJ melaksanakan Operasi Bakti di Waingapu selama tiga hari (15-17 September 2013), dengan sasaran fisik berupa renovasi Balai Desa Hambapraing Kec. Kanatang, dan penyerahan bahan kontak kepada siswa sekolah, karang taruna dan nelayan. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang bela negara dan cinta tanah air, penyuluhan bidang hukum Narkoba, Ptensi Maritim (Potmar), kesehatan dan KB.
 
Sebelumnya, gugus laut SBJ telah melaksanakan operasi bakti di tiga wilayah provinsi NTT, yakni di Lembata, Maumere, dan Labuan Bajo. Waingapu merupakan daerah sasaran terakhir Operasi Bakti SBJ. Adapun hasil rekapitulasi jumlah pasien di tiga wilayah tersebut yang telah ditangani oleh tim medis SBJ sejumlah 5.124 pasien pelayanan kesehatan umum, 850 kesehatan gigi, 208 THT dan 376 khitan.
 
Pasien Bedah Minor terdiri dari : 116 Lipoma, 10 Papiloma, 5 Clavus, 1 Rekontruksi Nasal, 12 Atheruma, serta 2 Irigasi Sinus. Bedah Mayor terdiri dari : 23 Struma, 4 Hydrocle, 1 Apendik, 1 Uvulabafida, 3 Ganglion, 26 Hernia, 3 Kista, 4 FAM, 2 Tumor Parotitis, 1 Laratomy, 1 Aff Plate, 1 Mioma, 1 Tonsilektomi, 1 Endometriosis, dan 2 Palato Schisis.
 
Kemudian 136 Operasi Katarak, 58 Pterigium, 17 Bibir Sumbing, 114 Kandungan, 49 MOW. Selanjutnya pemerikasaan laboratorium meliputi 134 BT/CT, 160 GDA dan 160 DL serta 207 Rontgen. Jumlah seluruh pasien yang telah ditangani sebanyak 7.818 pasien. Pelayanan kesehatan ini merupakan hasil kerjasama antara TNI AL, Kementerian Kesehatan, Pundi Amal SCTV, serta Peduli Kasih Indosiar.
 
Khusus di Labuan Bajo, pelayanan kesehatan melibatkan tim medis kapal perang rumah sakit Angkatan Laut China yakni China Navy Ship  (CNS) bernama Peace Ark dengan nomor lambung 866 yang dikomandani oleh Captain Yu Dapeng dan kapal perang Singapura RSS Endeavour-210. Hasil rekapitulasi pelayanan kesehatan tim medis Angkatan Laut China People Liberation Army Navy (PLA-Navy) sejumlah 1.193 pasien, terdiri dari 1045 Pelayanan Kesehatan Umum, 147 Kesehatan Gigi dan 35 Pasien Bedah Minor. Angkatan Laut Singapura yakni Republic Of Singapore Navy (RSN) sebanyak 474 pasien, terdiri dari 273 Pelayanan Kesehatan Umum, 79 Kesehatan Gigi, 91 Poli Mata, dan 31 Pasien Bedah Minor.
 
Sementara itu, guna menangkal abrasi dan gelombang arus laut yang merusak alam dan lingkungan pesisir pantai, Satgas Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) III Sail Komodo 2013 pimpinan Kolonel Laut (P) Drs. Barkah S. M.Si (Han) melaksanakan penanaman terhadap 10.000 batang pohon Mangrove, di Desa Untia, Kecamatan Biring Kanaya, Kota Makassar, beberapa hari yang lalu. Lebih dari 650 anggota pramuka terdiri dari 450 peserta Pelantara III tahun 2013 dan 200 peserta dari Pramuka setempat sangat semangat menanam pohon Mangrove di tepi pesisir pantai.
 
Seusai penanaman pohon Mangrove, selanjutnya para peserta Pelantara III Sail Komodo 2013 bertolak ke Jakarta dengan menggunakan KRI Surabaya-591, dengan Komandan Letkol Laut (P) Rizki Hariastoto.