Storks; Jadi Film Animasi Sarat Pesan Kemanusiaan

Storks; Jadi Film Animasi Sarat Pesan Kemanusiaan

XXI Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta, Kabarindo- Apa yang terlintas saat tahu film itu berjudul Storks ?

Yah, bangau atau paruh yang besar dan kokoh ? Untuk orang Indonesia memang tidak lazim yah punya dongeng atau mitos pembawa bayi.

Tapi Hollywood menjadikan itu sebagai gimmick menarik mengingatkan kita akan pola pengasuhan, asal usul manusia itu sendiri dan bagaimana menjadi orang tua yang baik.

Storks sudah main sejak kemarin adalah sebuah film komedi buddy-petualangan animasi komputer 3D Amerika 2016 yang disutradarai oleh Nicholas Stoller dan Doug Sweetland.

Duo sutradara itu dibantu oleh penulis Stoller, berdasarkan pada gagasan miliknya sendiri dan dikembangkan oleh Warner Bros diproduksi oleh Sony Pictures Imageworks.

Musik yang menarik dari Mychael Danna dan Jeff Danna.

Film animasi yang berkutat pada alih fungsi, kawanan Storks di kala lampau, memang tidak disebutkan dari Baby Delivery sesuai surat yang terkirim menjadi industri delivery semua barang.

Sampai-sampai di menit awal terkuak bayi yang tidak terkirim karena hilangnya alamat yang akan dituju, tumbuh besar dalam kesendirian sampai-sampai harus terlibat dalam tugas pengiriman bayi atas permintaan seorang bocah yang terabaikan oleh kedua orang tuanya karena butuh teman bermain.

Mengapa ini menarik ? Tidak saja Anda akan dibuat terpingkal-pingkal dan sekaligus terenyuh dengan plot cerita yang sederhana namun penuh pembelajaran.

Storks bisa menjadi referensi tontonan Anda di weekend ini.


Selamat Menonton !