Sleman Targetkan Kunjungan 325.000 Wisatawan; Sambut Penghujung Tahun

Sleman Targetkan Kunjungan 325.000 Wisatawan; Sambut Penghujung Tahun

Sleman, Kabarindo- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kunjungan 325.000 wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di wilayah tersebut pada liburan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.

"Libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 terhitung selama 15 hari mulai tanggal 21 Desember 2014 hingga 4 Januari 2015. Target kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata sebanyak 325.000 wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Minggu.

Menurut dia, berdasarkan data yang dihimpun, selama libur Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 objek wisata di Kabupaten Sleman, dikunjungi sebanyak 631.074 wisatawan. Pencapaian tersebut dicatat selama 16 hari sejak 21 Desember 2013 hingga 5 Januari 2014.

Penyebaran kunjungan wisatawan tersebut meliputi kunjungan ke objek wisata Kaliurang sebanyak 59.738 wisatawan di antaranya Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) sebanyak 8.748 wisatawan, Taman Rekreasi Anak 2.000, Jeep Wisata Kaliurang 4780, dan Museum Ullen Sentalu 9.124 wisatawan.

Kemudian, objek wisata Volcano Tour, Cangkringan sebanyak 39.641 wisatawan, Museum Gunungapi Merapi (MGM) 11.740, Candi Prambanan 414.053, Candi Ratu Boko 44.187, Monumen Jogja Kembali 47.242, dan Museum Affandi 2.849 wisatawan.

Sementara, wisatawan yang berkunjung ke desa wisata sebanyak 11.624 wisatawan.

Ayu mengatakan, dari data kunjungan tersebut Candi Prambanan, Kaliurang dan Volcano Tour Cangkringan, masih menjadi destinasi unggulan, disusul Monjali dan Museum Gunungapi Merapi (MGM).

"Pada libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 ini, diperkirakan destinasi-destinasi tersebut masih akan menjadi favorit kunjungan wisatawan," katanya.

Ia mengatakan, pada tahun ini sejumlah atraksi pendukung akan ditampilkan selama libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 di antaranya atraksi di panggung Tlogo Putri Kaliurang, Jathilan Krido Manunggal dari Turen Sardonoharjo Ngaglik, dan pentas orkes melayu OM Paljaya seperti dilansir dari laman antaranews.