Sinema Eropa; Siap Hibur Publik Surabaya Mulai Besok

Sinema Eropa; Siap Hibur Publik Surabaya Mulai Besok

Surabaya, Kabarindo- Institut Francaise Indonesia (IFI) Surabaya akan menghadirkan Sinema Eropa pada Kamis-Jumat, 7-8 Mei 2015, untuk menghibur publik Surabaya, khususnya para pecinta film Eropa.
 
Menurut Pramenda Krishna A.,  Penanggung jawab Budaya & Komunikasi IFI Surabaya, masyarakat bisa menonton film-film yang diputar secara gratis. Ia mengatakan dalam event tersebut akan diputar tiga film dari 3 negara Eropa yang dilengkapi teks dalam Bahasa Inggris / Indonesia.
 
Pada Kamis, 7 Mei pukul 16.00, masyarakat bisa menyaksikan film berjudul “100 Years Old Man Who Climbed Out the Window and Dissapeared“. Film ini produksi Swedia pada 2013 dengan durasi 112 menit yang disutradarai Felix Herngren serta dibintangi Robert Gustafsson, Iwar Wiklander dan David Wiberg.

Film tersebut memenangkan Audience Award Guldbagge International Film Festival 2014, Audience Award Chicago International Film Festival 2014 dan Audience Award Durban International Film Festival 2014.

Kisahnya tentang ahli dinamit Allan Karlsson yang memutuskan untuk meloncat dari jendela tepat pada hari ulang tahunnya ke-100. Bagi Allan, tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai petualangan baru. Namun petualangannya kali ini bukanlah hal yang baru, karena Allan pernah terlibat dalam beberapa kejadian penting dalam sejarah dunia yang tak pernah terlupakan.

Kemudian pada Jumat, 8 Mei pukul 09.30, diputar film Antboy dari Denmark produksi 2013 yang berdurasi 77 menit. Film ini disutradarai Ask Hasselbalch yang dibintangi Oscar Dietz, Amalie Kruse Jensen dan Samuel Ting Graf. Antboy memenangkan Best Children/Youth Film Robert Festival 2014 dan meraih nominasi Best Children's Film Tallinn Black Nights 2013.

Antboy mengisahkan Pelle, anak laki-laki berusia 12 tahun, yang digigit semut dan mendadak memiliki kekuatan super. Dibantu oleh kutu buku penyuka komik, Wilhelm, Pelle menciptakan identitas rahasia, superhero bernama Antboy. Ketika penjahat bernama The Flea muncul, Antboy pun harus menumpasnya.

Sedangkan pada pukul 18.30, kita bisa menyaksikan Tutti Giu produksi Swiss pada 2012. Film berdurasi 90 menit ini disutradarai Niccolò Castelli yang menampilkan pemain Nicola Perot, Lara Gut dan Yanick Cohades. Tutti Giu meraih nominasi Best Film Locarno International Film Festival 2012.

Film ini menceritakan Julio, Edo dan Chiara adalah tiga pemuda di ambang kedewasaan. Pada suatu hari, mereka menemukan jalan hidup masing-masing. Mereka mengalami ketakutan, impian, kejutan, kesepian, ketidakpastian, harapan dan hal-hal lain yang membuat mereka bertanya-tanya dapatkah mereka tumbuh dewasa tanpa harus kehilangan semangat untuk mengejar mimpi.